Pelaku Perdagangan Anak di Kendari Ternyata Masih Mahasiswi, Pernah Jual 3 Wanita ke Kalimantan

Kendari – Pelaku perdagangan berinisial W (25) yang diamankan polisi ternyata masih menyandang status mahasiswi di salah satu kampus negeri yang ada di Jalan A.H. Nasution, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Wanita asal Kabupaten Muna itu ditangkap di Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada Jumat (29/3/2024). Saat ditangkap, ia bersama dua wanita bernama Bunga (samaran) siswi kelas 1 SMK dan Mawar (samaran) siswi kelas 3 SMP. Kedua korban masih berstatus pelajar di Kota Kendari dan berumur 15 tahun.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan bahwa W berencana membawa Bunga dan Mawar ke Kalimantan untuk dipertemukan dengan seorang pria berinisial IR.
Dari tangan IR, mereka akan dijual kepada pria hidung belang atau ditugaskan melayani nafsu birahi mereka dengan iming-iming upah Rp20 juta.
“Iya, dijual untuk melayani pria hidung belang,” katanya, Sabtu (30/3).
Bahkan saat W diinterogasi penyidik, pelaku mengakui telah menjual beberapa gadis ke Kalimantan dengan upah yang bervariasi. Masing-masing korban yang telah dijual lebih awal berinisial D, G, dan M.
Fitrayadi melanjutkan, jika W membawa langsung atau mendampingi para korban ke Kalimantan, bonus yang diterima sebesar Rp5 juta sampai Rp7 juta.
“Namun, jika W tidak mendampingi para korban maka upah yang diterima hanya Rp1 juta saja,” tuturnya.
Untuk biaya setiap kali pemberangkatan, W dan para korban ditanggung langsung oleh pria berinisial IR. Di mana, IR mentransfer uang ke rekening W dan uang itu digunakan sebagai biaya perjalanan serta kebutuhan lainnya.
“Pengakuan W, ia belum pernah ketemu IR dan hanya berkomunikasi melalui telepon saja,” paparnya.
Saat ini, W telah diamankan di Mako Polresta Kendari dan masih menjalani interogasi lebih lanjut. Sedangkan Bunga dan Mawar telah dibawa oleh keluarganya untuk diberikan penanganan lebih lanjut.
Modus Kontes Model, 2 Siswi di Kendari Jadi Korban Perdagangan Orang





