Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Wakatobi

Pelayanan Dikbud Wakatobi Berjalan di Hari Libur Usai Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Pelayanan Dikbud Wakatobi Berjalan di Hari Libur Usai Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
Situasi terkini Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Wakatobi yang berlokasi di Desa Pada Raya, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), pasca-kebakaran. Foto: Wa Listiani/Kendariinfo. (24/1/2026).

Wakatobi – Setelah ditimpa insiden kebakaran, pelayanan operasional publik di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Wakatobi yang berlokasi di Desa Pada Raya, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), berjalan di hari libur, Sabtu (24/1/2026).

Pelayanan operasional pada hari libur itu dilakukan atas instruksi Kepala Dikbud Wakatobi, La Aliwangi. Langkah tersebut diambil karena pelayanan pada Jumat (23/1) tidak dapat berjalan optimal, lantaran bertepatan dengan peristiwa kebakaran.

“Dari kemarin saya sudah sampaikan ke teman-teman bahwa pelayanan tidak bisa dihentikan. Kita menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengurus pelayanan publik,” ungkapnya saat ditemui Kendariinfo di Kantor Dinas Dikbud Wakatobi, Sabtu (24/1), sekitar pukul 09.00 Wita.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), La Aliwangi, saat diwawancarai Kendariinfo.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), La Aliwangi, saat diwawancarai Kendariinfo. Foto: Wa Listiani/Kendariinfo. (24/1/2026).

“Hari ini yang seharusnya orang libur, tetapi saya sampaikan, kita harus tetap berkantor, karena masih banyak berkas yang harus disetor oleh yang lain,” sambungnya.

La Aliwangi menyampaikan, kantor utama sementara dialihkan ke Aula Dikbud Wakatobi. “Untuk sementara ini kita berkantor di Aula Dikbud. Nanti diatur bagaimana caranya sehingga pelayanan tidak terganggu,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kerugian yang bisa ditaksir sementara sekitar Rp300 juta. Pihaknya baru akan mengalkulasi total kerugian tersebut setelah diizinkan masuk oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Wakatobi, Sultra.

“Taksiran sementara Rp300 juta. Nanti setelah diperbolehkan masuk, baru dikalkulasikan,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan La Aliwangi yang diperoleh dari sejumlah warga yang menyaksikan kebakaran, dugaan sementara kebakaran tersebut kemungkinan besar berasal dari korsleting listrik.

Baca Juga:  Pelaku Pembakaran Rumah di Konawe Bertambah, Polisi: Kami Dalami Peran Mereka

“Dugaan sementara dari sumber yang datang, seperti Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Wakatobi, warga yang olahraga pagi dan yang tinggal di sekitar Kantor Dikbud Wakatobi, kemungkinan besar dari korsleting listrik,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, ruangan yang diketahui pasti terbakar adalah ruangannya selaku Kepala Dikbud Wakatobi. Adapun dampak untuk ruangan lain, termasuk dokumen penting, arsip, serta aset, baru bisa diketahui pasti setelah penelusuran dilakukan oleh Polres Wakatobi.

“Salah satu yang pasti adalah ruangan saya. Setelah dibuka police line, baru kita tau persis. Ini kan masih akan ditelusuri pihak kepolisian,” pungkasnya.

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi Terbakar, Polisi Pasang Garis Pengaman

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten