Peluncuran Aplikasi Sisuanto untuk Pengaduan Korupsi di Kendari

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari meluncurkan aplikasi Sistem Aduan Pencegahan Korupsi (Sisuanto) untuk menerima laporan dari masyarakat, serta E-Proksi (E-SKBT, WBS, Buku Tamu Online, Klik Kowas).
Aplikasi ini merupakan karya Kejaksaan Negeri Kendari dan Inspektorat Kota Kendari, yang dibuat untuk melengkapi persyaratan dalam mengikuti pelatihan kepemimpinan yang sedang diikuti oleh mantan Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kendari, Sekretaris, Irban Investigasi, dan Kasubag Inspektorat Kota Kendari.
Sekretaris Daerah Kota Kendari, Nahwa Umar memberikan apresiasi kepada peserta pelatihan tersebut, sebab dapat menyampaikan idenya dalam bentuk aplikasi.

“Aplikasi ini akan terkoneksi langsung dengan kejaksaan dan inspektorat sehingga laporan yang masuk bisa diketahui. Kemudian ditindaklanjuti oleh inspektorat atau ditangani kejaksaan,” katanya dalam acara peluncuran aplikasi, Kamis (19/8/2021).
Nahwa menilai, aplikasi yang dirancang oleh para reformer saat ini memang tepat. Selain itu, Pandemi Covid-19 memaksa untuk terus berkreasi dan berinovasi menghasilkan hal yang lebih bermanfaat.
Dukungan juga datang dari Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Shierley Sumuan. Menurutnya, Sisuanto merupakan terobosan baru dalam menerima aduan dari masyarakat.
“Ini tujuannya menyederhanakan sumber daya manusia yang ada kejaksaan, ketersediaan data lebih mudah dan lebih akurat,” tuturnya.
Inspektur Kota Kendari, Syarifuddin, menjelaskan bahwa semua layanan yang diluncurkan ini saling berkaitan satu dengan lainnya, utamanya dalam menjalankan fungsi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), dan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) utamanya dalam pencegahan korupsi.
“Yang kita koordinasikan yaitu bagaimana kita berbagi informasi. Bagaimana kita berkoordinasi terkait penanganan pengaduan masyarakat kemudian peningkatan sumber daya manusia,” jelasnya.
Dia berharap aplikasi yang dibuat ini bisa meningkatkan peran serta masyarakat dan seluruh ASN dalam mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan yang baik di Kota Kendari.





