Pembangunan Tower Masih Mangkrak, Dirut Bank Sultra: Butuh Anggaran Rp50 M

Kendari – Terkait pembangunan tower Bank Sultra yang masih mangkrak, Direktur Utama (Dirut) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Latif, mengungkapkan pembangunan tersebut masih membutuhkan anggaran kurang lebih Rp50 miliar.
Hal itu disampaikannya langsung ketika wawancara usai kegiatan vaksinasi di Aula Bank Sultra, Selasa (14/9/2021).
“Bangunan itu waktu awal perencanaannya dengan anggaran yang ada, baru cukup untuk kondisi seperti itu,” ujarnya.

Latif mengungkapkan, bangunan setinggi empat belas lantai tersebut, untuk sementara dirampungkan pada bagian luar seperti yang terlihat saat ini. Sedangkan pada bagian dalamnya, baru tiga lantai yang telah dipasangi keramik.
“Gedung itu tidak sengaja terbengkalai. Untuk tahap selanjutnya masih kami lakukan peninjauan,” ungkapnya.
Awal 2020 lalu, bank kas daerah ini telah meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sultra untuk melakukan penilaian guna menindaklanjuti mangkraknya pembangunan tower tersebut.
“Karena masa pandemi, proses penilaiannya mengalami beberapa kendala termasuk salah satunya klarifikasi terhadap kontraktor, hingga akhirnya hasil penilaian itu selesai dua atau tiga bulan lalu,” pungkasnya.
Dari hasil pantauan Jurnalis Kendariinfo, pada Selasa (14/9/2021), gedung yang berada di Jalan Malik Raya No. 14, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari tersebut masih belum dilanjutkan pembangunannya.
Bangunan tower masih dikelilingi pagar seng, di halaman dalamnya dihiasi oleh rumput dan tumbuhan liar.





