Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Pemda Mubar Wacanakan Atasi Genangan Air yang Rendam 13 Rumah di Kusambi

Pemda Mubar Wacanakan Atasi Genangan Air yang Rendam 13 Rumah di Kusambi
Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muna Barat (Mubar), Karimin, meninjau lokasi banjir di Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi. Foto: La Ode Muhamad Aslam/Kendariinfo. Senin (7/7/2025).

Muna Barat – Pemerintah daerah sedang mewacanakan penanganan genangan air yang merendam 13 rumah di Desa Sidamangura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengusulkan penanganan jangka panjang, tetapi belum tersedianya lahan.

“Beberapa langkah ini kita coba tawarkan. Bisa jadi kita buat embung, tetapi lahannya belum kita dapatkan,” kata Kadis BPBD Mubar, Karimin, kepada Kendariinfo, Senin (7/7/2025).

Selain itu, Pemda Mubar akan mencoba jalur alternatif sebagai saluran pembuangan air. Namun, upaya tersebut akan diputuskan dalam rapat lanjutan bersama instansi terkait dan Dinas PUPR Mubar selaku pelaksana teknis pembangunan drainase.

“Kita juga akan melakukan penggalian saluran drainase untuk pembuangan,” ujarnya.

Karimin menjelaskan saat ini pihaknya masih dalam tahap identifikasi. BPBD Mubar sedang mendata jumlah rumah terdampak, korban yang dievakuasi, serta kondisi lingkungan penyebab genangan. Hasil identifikasi itu akan dibawa ke forum rapat bersama lintas dinas untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Sekarang langkah saya baru mengidentifikasi. Setelah data lengkap, baru kita bawa ke forum rapat sore ini. Di situ nanti kita putuskan tindakan selanjutnya,” jelasnya.

Hingga saat ini, BPBD Mubar telah mengevakuasi tiga keluarga terdampak, karena air di kolong rumah cukup dalam dan membahayakan keselamatan. Sementara sebagian warga lainnya masih memilih bertahan, meski kondisi rumah tergenang air.

Baca Juga:  Remaja 18 Tahun asal Dapu-Dapura Jadi Jemaah Haji Termuda Kota Kendari

“Tadi malam kami sudah evakuasi tiga keluarga, karena memang sudah berbahaya. Itu mungkin tindakan sementara dari kami,” ungkapnya.

Pemda Mubar sebelumnya mencoba menyedot genangan air menggunakan mobil pemadam kebakaran. Namun, tak lama kemudian genangan air kembali naik. Warga menduga ada sumber mata air bawah tanah setelah wilayah tersebut dilanda hujan selama empat hari atau sejak Jumat (4/7/) hingga Senin (7/7/).

13 Rumah Terendam, Genangan Air di Mubar Belum Surut Sejak Empat Hari Lalu

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten