Pemekaran Konawe Timur Kian Terlihat, Tim akan Ikut Munas
Sulawesi Tenggara – Upaya percepatan pembentukan Kabupaten Konawe Timur sebagai daerah otonomi baru (DOB) di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus digalakkan melalui langkah-langkah intensif. Terbaru, tim akan mengikuti musyawarah nasional (munas) pada 21 Februari 2025 mendatang.
Tim Percepatan Pembentukan DOB Kabupaten Konawe Timur aktif menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk memastikan kesiapan administrasi dan pemenuhan persyaratan sesuai regulasi yang berlaku.
Wakil Ketua Tim Percepatan, Abdul Asis Tagolo, mengungkapkan tujuan utama pemekaran adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
“Kami telah menyelesaikan berbagai dokumen pendukung, seperti kajian akademis dan pemetaan wilayah, yang akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam mempertimbangkan proses pemekaran,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, tim terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, DPRD, serta Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, untuk membahas tahapan-tahapan teknis yang harus dilalui. Dukungan pun mengalir dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan akademisi, yang menilai bahwa pemekaran akan berdampak positif pada efisiensi pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk memperkuat langkah tersebut, Tim Percepatan Pembentukan DOB Kabupaten Konawe Timur juga dijadwalkan menghadiri rapat pimpinan dan musyawarah nasional (rapim-munas) yang digelar oleh forum komunikasi nasional (forkonas) pada 21 Februari mendatang.
Kehadiran mereka di forum tersebut bertujuan mendorong pencabutan moratorium pembentukan DOB serta percepatan penerbitan peraturan pemerintah terkait daerah persiapan otonomi baru dan daerah otonomi baru. Delegasi tim yang akan hadir dalam acara ini ialah Abdul Asis Tagolo, Saiman, Prinob Aksar, Samsudduha, Juwiarto, Kasirin, Firman, Jumadil, Sukri Hakim, Bawon, dan Padilun.
Dengan dukungan solid dan kesiapan administratif yang matang, Tim Percepatan Pembentukan DOB Kabupaten Konawe Timur optimistis proses itu akan berjalan sesuai rencana. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan hingga tahap finalisasi di tingkat pemerintah pusat.
