Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Pemkab Konawe Utara Berdayakan Pelaku UMKM, Hasilkan Minyak Kelapa Konasara

Pemkab Konawe Utara Berdayakan Pelaku UMKM, Hasilkan Minyak Kelapa Konasara
Produk buatan UMKM Konawe Utara, Minyak Kelapa Konasara. Foto: Istimewa.

Konawe Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberdayakan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk membuat minyak goreng dari buah kelapa dengan nama Minyak Kelapa Konasara.

Asisten II Setda Konut, Muhardi Mustafa mengatakan, pembuatan minyak kelapa tersebut sudah dilakukan sejak turun-temurun, namun hanya diproduksi untuk digunakan sendiri oleh masyarakat.

Dengan terjadinya kelangkaan minyak goreng, Bupati Konut, Ruksamin, kemudian mengarahkan pihaknya beserta dinas-dinas terkait untuk mengumpulkan masyarakat pembuat minyak goreng dari buah kelapa tersebut.

“Kami kemudian turun menginventarisir yang membuat minyak, kami juga yang mengoordinasikan untuk pembeliannya, jadi mereka tidak kesulitan lagi dalam pemasarannya sambil diarahkan untuk menjaga kualitas dan kebersihannya,” ujarnya kepada Kendariinfo, Jumat (8/4/2022).

Ia menjelaskan, untuk desain kemasan serta labelnya dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Konut, sedangkan untuk pengembangan produknya akan dibina oleh Dinas Koperasi dan UMKM.

“Kelihatannya ini akan besar, ada banyak permintaan yang masuk, jadi harus dijaga kualitas dan ketersediaannya,” katanya.

Sementara untuk ketersediaan bahan baku kata Muhardi, pihaknya tidak merasa kesulitan, karena buah kelapa melimpah di Kabupaten Konut. Namun jika akan meningkatkan jumlah produksi maka harus menggunakan mesin yang lebih besar karena selama ini masyarakat hanya menggunakan alat seadanya.

Meski nantinya minyak goreng yang langka sudah menjadi normal kembali, ia berharap produk yang mereka hasilkan bisa berkompetisi dari segi harga dan kualitas karena punya target pasar tersendiri.

Baca Juga:  BLUD RSUD Konawe Utara Raih Akreditasi Paripurna dari Kemenkes RI

“Produk ini punya pangsa tersendiri, banyak masyarakat bilang saya suka ini (minyak kelapa) beda dengan sawit, mungkin dari segi aroma dan dipercaya dapat menyembuhkan penyakit,” terangnya.

Untuk wilayah produksinya, pihaknya memfokuskan pada daerah yang mempunyai bahan baku yaitu sekitaran Kecamatan Motui hingga Kecamatan Lasolo.

Harga yang dipatok untuk minyak kelapa tersebut pun bervariasi berkisar Rp20 ribu ke atas dengan berbagai pilihan ukuran yang disediakan.

“Ada yang ukuran 500 mililiter, 1 liter, harganya kisaran Rp20 ribuan ke atas,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten