Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Pemkot Kendari Beri PDAM Tirta Anoa Rp10 M untuk Ganti Pompa yang Sering Rusak

0
0
Perbaikan pompa air milik PDAM Tirta Anoa Kendari di Kecamatan Puuwatu. Foto: Istimewa.

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memberi dana Rp10 miliar kepada PDAM Tirta Anoa untuk mengganti pompa yang sering rusak. Uang tersebut rencananya akan disalurkan sekitar bulan Agustus 2022 mendatang.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin mengatakan, pompa air di Intake Pohara akan digantikan unit baru dengan kapasitas 350 liter per detik. Selain pompa, uang Rp10 miliar juga akan digunakan untuk pengolahan air dan perbaikan pipa transmisi.

“Pertama pengadaan pompa di Intake Pohara dua unit dengan kapasitas 350 liter per detik. Yang kedua pengolahan air. Kemudian memperbaiki pipa transmisi yang umurnya sudah di atas 30 tahun,” katanya melalui sambungan telepon, Sabtu (2/4/2022).

Dia mengungkapkan, pipa yang sering rusak menjadi alasan pelayanan tidak maksimal. Sebab, pompa air di Intake Pohara sudah berusia di atas 10 tahun. Faktor usia juga memengaruhi tekanan pompa. Dia mengaku, setiap terjadi kerusakan pompa, pihaknya harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk melakukan perbaikan.

“Ini diganti karena pelayanan tidak maksimal. Karena sering rusak kami punya pompa, umurnya 10 tahun ke atas. Bayangkan, satu bulan itu bisa satu atau dua kali rusak dan biaya perbaikan itu cukup besar. Kita ganti yang baru pelayanan bisa maksimal. Usia pompa di atas 10 tahun juga otomatis tekanan pompa menurun,” ungkapnya.

Dengan rencana penggantian dua pompa air di Intake Pohara, dia berharap pelayanan di Kecamatan Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Puuwatu, Kadia, dan Wuawua bisa menjadi maksimal.

“Kami dari PDAM Tirta Anoa mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota telah membantu kami. Dua pompa baru ini akan melayani enam kecamatan di Kota Kendari, Kecamatan Kendari, Kendari Barat, Puuwatu, Mandonga, Kadia, dan Wuawua,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan sebelumnya Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Dia berharap, meskipun dana yang diberikan belum cukup, setidaknya bisa membantu mengatasi permasalahan PDAM Tirta Anoa selama ini.

“Kita berharap dana ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk nanti membenahi sedikit masalah yang ada,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: