Pemkot Kendari Serahkan Ganti Rugi Korban Bentrok
Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyerahkan bantuan ganti rugi kepada korban bencana sosial yang terjadi akibat bentrok antarkelompok organisasi masyarakat (ormas) pada Kamis (16/12/2021) lalu.
Penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir kepada warga yang terdampak bentrok tersebut di Kantor Kecamatan Kendari Barat dan Kecamatan Kendari, Senin (20/12).
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot Kendari dalam memberikan perlindungan kepada masyarakatnya.
“Mudah-mudahan mulai saat ini mereka bisa fokus untuk bekerja, tidak perlu lagi memikirkan konfliknya. Biarkanlah aparat hukum yang kemudian bertindak melakukan tugasnya, masyarakat juga melaksanakan fungsinya sebagai masyarakat, supaya situasi kondusif ini betul-betul terjaga,” katanya.
Dia menerangkan, data korban didapatkan setelah inspektorat hingga lurah setempat melakukan verifikasi kondisi korban di lapangan. Kemudian bantuan itu nantinya akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.
“Setelah melakukan pendataan dalam waktu yang singkat, dan juga kita sudah melakukan verifikasi bersama inspektorat. Jadi hari ini kita mulai menyerahkan secara simbolis, karena sesungguhnya uangnya ditransfer ke rekening masing-masing. Setelah dinyatakan jelas berapa nilai kerugian yang ditaksir, lalu kemudian kita transfer,” terangnya.
“Makanya kita minta mereka segera melakukan perbaikan, gunakan dana ini secara baik untuk bisa kembali berusaha. Dan kita berharap untuk kemudian kejadian ini menjadi pelajaran untuk kita semua,” sambung Sulkarnain.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Paminuddin menyebutkan, jumlah korban di Kecamatan Kendari 4 orang, Kendari Barat 96 orang.
“Totalnya kurang lebih 100 orang. Tapi itu kita menunggu data siapa tahu ada korban lagi yang belum terdata. Oleh karenanya itu kalau ada yang salah kita akan me-review ulang, dan kalau itu buktinya cukup, kita akan tindak lanjuti,” jelasnya.
Total kerugian dari kejadian tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, dengan sejumlah kerusakan mulai dari lapak pedagang, hingga tempat rekreasi anak (odong-odong).
“Sementara kalau yang luka itu urusan kesehatan, nanti orang kesehatan yang mengatur korban luka. BPBD kan hanya mendata jumlah korbannya,” kata Paminuddin.
Sementara itu, salah satu korban kerusakan lapak yang diakibatkan bentrok tersebut, Kamarudin yang sehari-hari berjualan pisang epe di kawasan Kendari Beach mengucapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan tersebut, sehingga dirinya tidak lagi khawatir untuk memikirkan biaya perbaikan lapaknya.
“Alhamdulillah, ini bentuk perhatian pemerintah untuk kami yang menjadi korban. Mudah-mudahan ke depan Kendari bisa lebih aman lagi. Total kerugian yang saya alami dari lapak saya kurang lebih Rp45 juta,” pungkasnya.
Hari Ini Pemkot Kendari Salurkan Bantuan Ganti Rugi Materiel Korban Bentrok
