Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Pemprov Sultra akan Rehabilitasi 5 Sekolah di 2025, Siapkan Anggaran hingga Rp7 Miliar

0
0
Plt. Kepala Dikbud Sultra, Aris Badara. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (6/8/2025).

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan merehabilitasi lima sekolah menengah atas dan kejuruan pada 2025. Proyek ini menjadi bagian dari program strategis daerah di sektor pendidikan, dengan fokus pada pembangunan gedung baru untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Lima sekolah yang akan direhabilitasi meliputi SMAN 1 Tirawuta (Kolaka Timur), SMAN 1 Pomalaa (Kolaka), SMAN 1 Raha (Muna), SMAN 2 Baubau, dan SMKN 1 Wangiwangi (Wakatobi).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aris Badara, menyampaikan proyek itu menjadi bentuk komitmen Pemprov Sultra dalam pemerataan pembangunan pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan.

“Pemerataan pembangunan jadi salah satu fokus utama. Kepulauan jangan tertinggal, dan itulah pesan yang terus disampaikan oleh gubernur,” ujar Aris, Rabu (6/8/2025).

Dua sekolah yang mewakili kawasan kepulauan dalam proyek ini adalah SMAN 2 Baubau dan SMKN 1 Wangiwangi. Rehabilitasi akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pembangunan gedung baru dan peningkatan sarana fisik lainnya.

Program rehabilitasi tersebut tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sultra 2025 – 2029 dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Sultra Nomor 1003.3.1/102 Tahun 2025. Setiap sekolah akan mendapat alokasi anggaran antara Rp4 hingga Rp7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sultra.

“Saya diminta langsung oleh Gubernur untuk mengawal proyek ini secara ketat. Kita ingin proyek ini jadi contoh bagaimana strategi pendidikan dijalankan dengan serius,” jelas Aris.

Saat ini, perencanaan teknis tengah disusun, dan pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada September 2025.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: