Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Pemprov Sultra dan Jatim Teken 13 MoU, Diproyeksikan Capai Rp75,5 Miliar

Pemprov Sultra dan Jatim Teken 13 MoU, Diproyeksikan Capai Rp75,5 Miliar
Pemprov Sultra dan Jatim menandatangani 13 MoU. Foto: Diskominfo Sultra.

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Jawa Timur (Jatim), meneken 13 Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama di berbagai sektor yang diproyeksikan mencapai Rp75,5 miliar.

Penandatanganan kerja sama yang akan dijalankan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing, dilakukan oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak di salah satu hotel di Kota Kendari pada Kamis (23/6/2022) lalu.

Total komitmen transaksi senilai Rp75,5 miliar berasal dari berbagai komoditas, yakni rumput laut senilai Rp36 miliar, bayi cumi, ikan layang, dan ikan campuran Rp17,4 miliar, arang batok kelapa Rp8,1 miliar, benur vaname Rp7,5 miliar, biji kacang mete Rp3 miliar, dan rokok Rp3,5 miliar.

MoU antar-dinas di masing-masing Pemprov Sultra dan Jatim
MoU antar-dinas di masing-masing Pemprov Sultra dan Jatim. Foto: Dinas Kominfo Sultra. (23/6/2022).

Sementara 13 MoU yang ditandatangani masing-masing pimpinan OPD yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (2 MoU), Dinas Perkebunan dan Hortikultura (2 MoU).

Selanjutnya, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pariwisata, Dinas Kehutanan, dan Badan Pendapatan Daerah.

Gubernur Sultra, Ali Mazi menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemprov Jatim atas terselenggaranya kegiatan misi dagang untuk pertumbuhan ekonomi di kedua daerah.

Menurutnya, kegiatan misi dagang sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah Sultra Tahun 2018 – 2023, yaitu mewujudkan daya saing wilayah melalui penguatan ekonomi lokal dan peningkatan investasi, serta meningkatkan produktivitas dan kemitraan antara pemerintah, swasta dan masyarakat.

Baca Juga:  Sultra Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Bagi saya, kegiatan ini sebagai ajang untuk menjalin kemitraan bisnis, promosi dan pemasaran berbagai produk dan komoditas yang dihasilkan Sultra, serta menjadi ajang promosi potensi dan peluang investasi di berbagai sektor unggulan di Sultra,” ujar Ali Mazi dalam keterangannya.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak berharap bahwa saat ini masyarakat Jatim banyak yang telah menggunakan kendaraan listrik. Ini merupakan peluang bagi Sultra untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertambangannya, terutama nikel, untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pembuatan kendaraan listrik.

“Masih banyak lagi yang diharapkan tentunya seperti kelapa sawit, pala, tanah liat, kopra, arang batok kelapa, biji besi, disuplai ke Jatim dan kita menyuplai kendaraan bermotor, bahan pokok dan rokok,” katanya.

Wagub Jatim berharap, pertemuan misi dagang tersebut tidak berhenti pada momentum itu saja. Diharapkan, komunikasi dapat lebih diintensifkan kedua daerah.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten