Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Pemprov Sultra Mulai Tahap Awal Pembangunan Sekolah Garuda di Konsel

Pemprov Sultra Mulai Tahap Awal Pembangunan Sekolah Garuda di Konsel
Rencana lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

Konawe Selatan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) memulai tahapan awal pembangunan Sekolah Garuda di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.

Peninjauan teknis terhadap lahan pembangunan dilakukan tim akademik dari Universitas Syiah Kuala (Aceh) dan Universitas Negeri Solo. Keduanya ditunjuk untuk mendampingi perencanaan pembangunan sekolah unggulan tersebut.

“Tim telah mengecek struktur tanah, kualitas udara, hingga ekosistem di sekitarnya. Kajian ini menjadi dasar penyusunan rencana teknis pembangunan,” ujar Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Aris Badara, di Kendari, Rabu (6/8/2025).

Ia mengatakan pembangunan Sekolah Garuda dirancang mengusung kurikulum baccalaureate berstandar internasional. Guru yang akan mengajar di sekolah tersebut akan memiliki sertifikasi internasional dan berasal dari dalam maupun luar negeri.

Meski begitu, Pemprov tetap mendorong keterlibatan sumber daya lokal, termasuk guru dan siswa, melalui pelatihan peningkatan kapasitas.

Selain mengecek aspek teknis, tim juga akan berdialog dengan tokoh adat dan masyarakat setempat untuk memastikan desain arsitektur sekolah mengakomodasi nilai-nilai budaya lokal.

Pembangunan fisik sekolah dijadwalkan dimulai pada September 2025 ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking). Sementara itu, penerimaan siswa baru direncanakan dimulai pada Juni 2026.

Desa Lebo Jaya dipilih sebagai lokasi pembangunan berdasarkan hasil kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, ke Sultra pada awal Juli 2025 lalu. Dalam kunjungannya, Wamen meninjau beberapa titik lokasi di Konawe, Wakatobi, dan Konsel.

Baca Juga:  PBM Tatap Muka di Kendari Mulai 12 Juli 2021: Masih Tunggu Izin Satgas

Pemilihan lokasi di Desa Lebo Jaya didasarkan pada legalitas lahan yang dinilai sudah bersih dan lengkap secara administrasi. Lahan tersebut telah bersertifikat dan berstatus clear and clean. Saat ini, Pemprov Sultra sedang menyiapkan proses hibah lahan kepada Kementerian sebagai bagian dari kelengkapan administratif pembangunan.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten