Pemuda Desa Wawotimu Gotong Royong Tambal Jalan Berlubang di Tomia Timur Wakatobi
Wakatobi – Pemuda Desa Wawotimu bergotong royong menambal jalan berlubang di Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (17/2/2026). Penambalan tersebut dilakukan di tiga wilayah, yakni Jalan Poros Usuku di Kelurahan Tongano Barat, Desa Kahianga, hingga Desa Wawotimu.
Koordinator Gerakan Peduli Jalan Rakyat Tomia Timur, Ahmad, membeberkan bahwa kegiatan swadaya itu diinisiasi atas kepekaan terhadap akses jalan utama yang bisa membahayakan masyarakat.
“Jalan ini adalah akses utama masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial. Kalau dibiarkan terus, risikonya makin besar. Karena itu, kami inisiatif bergerak meskipun dengan keterbatasan,” ujarnya, Selasa (17/2).
Camat Tomia Timur, Abdul Rifaid, mengapresiasi semangat dan kepedulian pemuda Desa Wawotimu yang telah berpartisipasi aktif menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian para pemuda Wawotimu. Ini merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya, Selasa (17/2).
Abdul menyatakan aksi sosial para pemuda itu patut dijadikan contoh bagi generasi lainnya. Aksi tersebut dinilai bukan sekadar gerakan memperbaiki jalan, melainkan wujud tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Apa yang dilakukan pemuda Wawotimu patut menjadi contoh bagi generasi muda lainnya. Ini bukan sekadar perbaikan jalan, tetapi wujud tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan keselamatan bersama,” jelasnya.
Abdul menambahkan, kerusakan jalan tersebut akan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kecamatan Tomia Timur untuk dimasukkan ke dalam prioritas penanganan infrastruktur. Hal itu dilakukan agar perbaikan dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Tambal sulam ini sifatnya sementara. Pemerintah kecamatan akan mengusulkan agar jalan poros Usuku hingga Kahianga masuk dalam prioritas penanganan infrastruktur, sehingga dapat diperbaiki secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.
