Pemuda Kolaka Ikuti Pelatihan Alat Berat di Cina, Jadi Satu-satunya Delegasi Indonesia
Kolaka – Seorang pemuda asal Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Wahyudi Pratama Mustapa, terpilih menjadi satu-satunya delegasi Indonesia dalam Zoomlion Global Training Program yang berlangsung di Changsha, Cina.
Program pelatihan internasional ini digelar oleh Zoomlion Indonesia Heavy Industry, perusahaan yang bergerak di sektor alat berat untuk kebutuhan proyek pertambangan di Indonesia. Wahyudi sendiri merupakan karyawan Zoomlion yang saat ini berkantor di Kolaka.
Saat dihubungi Kendariinfo pada Jumat (28/11/2025), Wahyudi menjelaskan bahwa dirinya sedang mengikuti rangkaian pelatihan yang berlangsung dari 23 November hingga 7 Desember 2025.
“Saat ini saya sedang mengikuti kegiatan Zoomlion Global Training Program di Changsha, Cina, yang diselenggarakan oleh Zoomlion Indonesia Heavy Industry, perusahaan yang berfokus pada sektor alat berat untuk proyek pertambangan di Indonesia,” ujarnya.
Wahyudi yang berusia 30 tahun dan berdomisili di Kompleks BTN Tahoa, Kolaka, mengungkapkan bahwa ia merasa terhormat karena menjadi satu-satunya karyawan asal Indonesia yang terpilih.
“Saya mendapat kehormatan menjadi satu-satunya karyawan dari Indonesia yang terpilih untuk program global ini,” lanjutnya.
Ia menyebut keikutsertaannya merupakan bentuk kepercayaan perusahaan terhadap potensi pasar alat berat nasional. Dalam pelatihan tersebut, ada tiga fokus utama yang dipelajarinya yakni teknologi manufaktur cerdas, penyelarasan budaya kerja global dengan kebutuhan Indonesia, serta inspeksi langsung proses perakitan alat berat untuk memastikan kualitas produk yang digunakan pada proyek pertambangan.
Selain meningkatkan kompetensi, Wahyudi juga diutus sebagai perwakilan perusahaan pada sesi global employee November ini. Ia menambahkan, Zoomlion memiliki kantor pusat di berbagai negara seperti Eropa, Argentina, Afrika, dan Bangladesh, namun untuk pelatihan global periode ini, hanya dirinya yang mewakili Indonesia.
