Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Sports

Pemuda Konut Raih Medali Emas di Cabor Kriket untuk Jakarta

Pemuda Konut Raih Medali Emas di Cabor Kriket untuk Jakarta
Atlet kriket DKI Jakarta, Ardan (kiri), Egi (tengah), Gede Sandi (kanan). Foto: Istimewa.

Konawe Utara – Seorang pemuda asal Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Ardan, berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga (cabor) kriket pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 mewakili Provinsi DKI Jakarta.

Ardan bersama timnya menyabet penghargaan tersebut usai mengalahkan Tim Kriket Nusa Tenggara Timur (NTT) di babak final, Rabu (29/9/2021).

Meski telah menang dalam laga kriket, Ardan mengaku jika perlawanan dari tim lain memang tidak mudah untuk dikalahkan, sehingga Tim DKI Jakarta harus tampil memahami taktik di lapangan.

Atlet kriket DKI Jakarta di PON Papua, Ardan, berasal dari Kabupaten Konut.
Atlet kriket DKI Jakarta di PON Papua, Ardan, berasal dari Kabupaten Konut. Foto: Istimewa.

“Pertandingan di PON Papua sangat sengit, karena dari semua provinsi yang mengikuti PON ini khususnya cabor kriket sangat tangguh. Di mana semua tim sudah mempersiapkan diri kurang lebih empat tahun untuk berlaga di Papua. Jadi sangat membutuhkan kerja keras, cerdas, dan taktik,” akuinya, saat dihubungi Kendariinfo, Jumat (1/10).

Ardan juga menjelaskan, jika saat ini cabor kriket untuk di Pulau Sulawesi baru dikembangkan di Sulawesi Selatan (Sulsel) saja. Sehingga dia berharap, pemerintah di Sultra juga dapat mengembangkan jenis olahraga tersebut.

“Sebagai putra asli Sultra, saya ingin cabang olahraga ini bisa berkembang di daerah saya sendiri, karena olahraga ini sangat berpotensi untuk meraih prestasi di kancah nasional ataupun internasional,” jelasnya.

Lalu untuk mengembangkan cabor kriket di Sultra, pria ini mengaku bahwa dirinya sempat mendatangi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra namun tidak mendapatkan respons.

Baca Juga:  Taklukkan Tuan Rumah, Greysia/Apriyani ke Perempat Final Denmark Open 2021

“Sewaktu pulang beberapa tahun lalu, saya sempat ke KONI ingin kembangkan di sana, tapi tidak ada respons dari mereka,” ungkapnya.

Diketahui, pertandingan dalam PON Papua bukan kali pertama putra daerah ini terjun berlaga. Sebelumnya, dia juga pernah menyabet medali perak dan perunggu pada ajang PON 2016 di Bandung.

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten