Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Penataan Kawasan Kumuh di Bungkutoko-Petoaha Perbaiki Ekonomi Masyarakat

Penataan Kawasan Kumuh di Bungkutoko-Petoaha Perbaiki Ekonomi Masyarakat
Kendari Waterfront City. Foto: Instagram/ @kemenpupr.

Kendari – Penataan kawasan kumuh di Bungkutoko dan Petoaha, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi destinasi wisata berkonsep water front city berdampak positif pada upaya pengembangan dan perbaikan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain kadir mengatakan, agar ekonomi masyarakat terus bergerak pihaknya bakal membuka pelatihan pembangunan homestay bagi masyarakat dengan standar tertentu.

“Sebenarnya kalau kita tekad dan masyarakat juga mendukung, maka kita bisa melakukan sesuatu yang bahkan dulunya tidak kita pikirkan,” katanya, Rabu (29/9/2021).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kemeja putih sebelah kanan) saat mengunjungi kawasan Bungkutoko dan Petoaha.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kemeja putih sebelah kanan) saat mengunjungi kawasan Bungkutoko dan Petoaha. Foto: Istimewa.

Dirinya berharap, dengan pengembangan tersebut masyarakat setempat dapat menjaga dan merawat kawasan water front city, agar bisa difungsikan dengan waktu yang cukup lama.

Daerah Bungkutoko-Petoaha dulunya merupakan permukiman kumuh yang berada di pesisir pantai, dan telah disulap menjadi kawasan wisata tepi air, melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

“Terbukti hari ini kita meyakinkan pemerintah pusat dengan program Kotaku, kita mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat dan Bank Dunia, bahkan laporan kita termasuk yang terbaik di Indonesia,” jelasnya.

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten