Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Pencuri Bobol Kios dan ATM Sekuriti Basarnas Kendari, Uang Mahar Rp25 Juta Ludes

Pencuri Bobol Kios dan ATM Sekuriti Basarnas Kendari, Uang Mahar Rp25 Juta Ludes
Pria yang terekam CCTV tarik uang milik sekuriti Basarnas Kendari, Idam Malik. Foto: Istimewa. (9/7/2025).

Kendari – Aksi pencurian terjadi di kios milik Idam Halik, seorang sekuriti Basarnas Kendari yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (9/7/2025), saat kios dalam keadaan kosong.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya, berhasil membawa kabur sebuah handphone dan dompet milik korban. Di dalam dompet tersebut terdapat kartu ATM dan KTP. Diduga, pelaku menggunakan deretan angka terakhir pada nomor KTP korban untuk menebak PIN ATM. Dugaan tersebut terbukti benar setelah pelaku berhasil menarik uang dari rekening korban.

Total uang yang ditarik mencapai Rp25.600.000. Uang tersebut diketahui merupakan dana panai atau mahar dari keluarga calon menantu korban yang rencananya akan digunakan untuk persiapan pernikahan. Penarikan dilakukan melalui mesin ATM oleh pelaku beberapa saat setelah kejadian pencurian.

Korban yang menyadari kejadian itu segera melapor ke Polsek Baruga dan menghubungi pihak Bank BRI untuk melakukan pemblokiran rekening. Dari hasil koordinasi dan pemantauan dengan pihak bank, teridentifikasi bahwa pelaku adalah seorang pria yang terekam kamera CCTV di lokasi ATM.

“Dalam rekaman, pelaku terlihat mengenakan baju putih dan celana pendek saat melakukan penarikan uang,” kata korban, Idam Malik kepada Kendariinfo, Rabu (23/7).

Kapolsek Baruga, AKP Marjuni membenarkan laporan tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kombinasi angka yang mudah ditebak, seperti tanggal lahir atau nomor identitas, sebagai sandi ATM.

Baca Juga:  Maling di Kendari Gasak Kotak Amal Masjid, Aksinya Terekam CCTV

“Gunakan PIN yang sulit ditebak agar tidak mudah diakses oleh pelaku kejahatan. Ini penting sebagai langkah pencegahan,” ujar AKP Marjuni.

Hingga kini, kepolisian masih memburu pelaku berdasarkan bukti rekaman CCTV dan data transaksi dari pihak bank.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten