Pencurian Obat Golongan Narkotika di 2 RSUD Kendari Disinyalir Ada Keterlibatan Orang Dalam

Kendari – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, mengungkapkan kasus pencurian obat-obatan golongan narkotika di RSUD Bahteramas dan RSUD Kendari diduga ada melibatkan orang dalam.
“Pertanyaannya, apakah ini berdiri sendiri atau rentetan? Yang begini-begini kalau disinyalir ada orang dalam terlibat. Mungkin ada yang terlibat. Bisa aja,” ungkap Hugua, Selasa (8/4/2025).
Ia juga tak habis pikir pengamanan rumah sakit bisa bobol. Kejanggalan juga ada pada jenis obat yang hilang.
“Bagaimana lapisan pengamanan bisa jebol dan kenapa hanya obat itu saja yang hilang,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya persoalan itu ke pihak kepolisian. Kasus itu juga sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum.
“Namun, yang menentukan itu polisi. Kami hanya menduga-duga saja. Ya, mudah-mudahan tidak ada keterlibatan orang dalam, tetapi kok bisa tahu. Perlu dilihat juga, selanjutnya polisi pasti paham,” tuturnya.
Ia mengaku kasus itu menjadi atensi serius Pemprov Sultra. Ia juga akan segera memanggil kepala dinas kesehatan dan kepala dua rumah sakit tersebut.
“Tugas pengawasan yang melekat dengan saya. Saya akan turun ke lapangan. Saya akan panggil kepala rumah sakit dan kepala dinasnya, kenapa ini bisa terjadi,” tutupnya.
Hugua Bakal Panggil Kadis Kesehatan dan 2 Kepala Rumkit, Buntut Pencurian Obat Bius





