Pengerjaan Jalan Made Sabara di Kendari Hampir Rampung

Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah menggenjot penyelesaian salah satu proyek prioritasnya, yakni perbaikan Jalan Made Sabara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Jalan ini menjadi bagian penting dari program strategis Jalan Mulus Antar Wilayah (Jamaah) yang diusung oleh Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua.
Melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga, proyek ini kini telah mencapai tahap akhir pengerjaan. Jalan Made Sabara, yang membentang sepanjang kurang lebih 800 meter, tinggal menyisakan pekerjaan marka jalan sebelum dapat sepenuhnya difungsikan.
“Progres di lapangan cukup menggembirakan. Jalan Made Sabara sudah hampir rampung, tinggal sedikit penyelesaian marka sebagai tahap finishing,” ujar Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, saat diwawancarai pada Senin (4/8).
Pahri menambahkan, kelancaran pekerjaan ini juga ditunjang oleh kondisi cuaca yang bersahabat. Curah hujan yang mulai berkurang sangat mendukung kelangsungan proses pengaspalan, sehingga pengerjaan bisa dilakukan lebih optimal.
“Cuaca sangat mendukung. Tanpa gangguan hujan, proses pengaspalan berjalan lebih cepat dan hasilnya pun kami pastikan lebih awet,” tambahnya.
Tak hanya Jalan Made Sabara, sejumlah ruas jalan lain di Kota Kendari juga turut masuk dalam program percepatan ini. Jalan Pramuka sepanjang 400 meter, Jalan Brigjen Katamso, serta Jalan Batas Kendari – Punggaluku juga tengah dirampungkan dalam waktu bersamaan.
Pengerjaan seluruh ruas tersebut dilakukan dengan pengawasan ketat agar mutu pembangunan tetap sesuai standar teknis. Dinas SDA dan Bina Marga Sultra memastikan pelaksanaan proyek diawasi secara langsung, termasuk oleh Inspektorat, guna menjamin kualitas aspal dan bahan material lainnya.
“Kami pastikan spesifikasi teknis dipatuhi. Bila ada kekeliruan atau material tidak sesuai, maka tanggung jawab penuh ada di pihak rekanan,” tegas Pahri.
Lebih jauh, Pahri mengungkapkan bahwa perbaikan jalan di sejumlah daerah lain seperti Buton Utara (Butur), Konawe Selatan (Konsel), dan Kolaka Timur (Koltim) masih dalam proses dan akan segera dimonitor secara berkala agar rampung sesuai target.





