Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kolaka

Penghormatan Terakhir Rekan Pramuka untuk Siswi SMA di Kolut yang Tewas Tersambar Petir

Penghormatan Terakhir Rekan Pramuka untuk Siswi SMA di Kolut yang Tewas Tersambar Petir
Jenazah siswi SMAN 1 Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara bernama Nur Hasni berada di atas keranda dipikul oleh sejumlah anggota Pramuka berseragam lengkap di Desa Teposua, Kecamatan Pakue Utara. Foto: Istimewa. (12/10/2025).

Kolaka Utara – Duka mendalam menyelimuti Praja Muda Karana (Pramuka) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Seorang siswi kelas 9 di SMAN 1 Batu Putih bernama Nur Hasni (17) meninggal dunia usai tersambar petir saat mengikuti kegiatan Pramuka, Sabtu (11/10/2025).

Almarhumah mendapat penghormatan terakhir dari teman-temannya di rumah duka di Desa Teposua, Kecamatan Pakue Utara, Kolut, Minggu (12/10). Tampak, jenazah Hasni yang berada di atas keranda dipikul oleh sejumlah anggota Pramuka berseragam lengkap. Langkah mereka perlahan, diiringi barisan siswa lain yang berdiri tegak di sisi jalan memberi hormat terakhir.

Isak tangis terdengar di tengah barisan yang hening. Beberapa siswa tampak menunduk, sebagian lain menghapus air mata saat keranda melewati mereka. Upacara sederhana itu berlangsung penuh khidmat, menjadi simbol kebersamaan dan rasa kehilangan yang begitu dalam.

Usai penghormatan, jenazah dibawa menuju pemakaman umum. Iring-iringan motor beratribut Pramuka tampak memanjang di sepanjang jalan desa.

Peristiwa tragis itu terjadi sehari sebelumnya, Sabtu (11/10) sekitar pukul 16.30 Wita, di lapangan SMPN 5 Batu Putih. Saat itu, para siswa SMAN 1 Batu Putih tengah mengikuti kegiatan penerimaan anggota baru Pramuka. Hujan deras disertai petir mengguyur lokasi, namun beberapa peserta masih berada di lapangan untuk membereskan perlengkapan.

Tiba-tiba, petir menyambar dengan keras hingga mengenai tubuh Hasni yang saat itu bersama dua rekannya, Arya Adi Rahman (16) dan Muh. A. Fauzan Alfarizi (18). Sambaran petir itu membuat Hasni terjatuh dan meninggal di tempat, sementara dua temannya terpental sekitar setengah meter dan mengalami luka ringan.

Baca Juga:  Warga Digegerkan dengan Penemuan Sarang dan Puluhan Telur Buaya di Roraya, Konsel

“Korban langsung meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua temannya hanya terpental dan mengalami syok,” kata Kasi Humas Polres Kolut, Aipda Ahmad Saiful, saat dikonfirmasi, Minggu (12/10).

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan luka terbuka pada tubuh korban. Namun bagian wajah hingga leher tampak menghitam akibat sambaran petir. Sekitar pukul 18.30 Wita, keluarga korban bersama Kepala Desa Teposua, Rahmat Sabahi menjemput jenazah di Puskesmas Batu Putih untuk dibawa ke rumah duka.

“Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP dan memastikan penyebab kematian korban murni akibat bencana alam tersambar petir,” ungkapnya.

Siswi SMA di Kolut Tewas Tersambar Petir saat Kegiatan Pramuka

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten