Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Pengukuhan Dewan Kebudayaan Sultra Diwarnai Aksi Penolakan oleh Kelompok Masyarakat

0
0
Masyarakat asli Sultra, saat berkomunikasi dengan penyelenggara kegiatan pengukuhan Dewan Kebudayaan Sultra. Foto: Yusrin/Kendariinfo. (5/7/2021).

Kendari – Agenda pengukuhan pengurus Dewan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diwarnai dengan aksi penolakan sekelompok orang yang menyebut dirinya perwakilan masyarakat asli Sultra.

Agenda pengukuhan tersebut digelar di Ballroom Hotel Claro Kota Kendari, Senin (5/7/2021).

Salah satu anggota yang enggan disebut namanya ini mengatakan, agenda pengukuhan tersebut tidak mewakili empat pilar budaya yang ada di Sultra.

Aksi penolakan kegiatan pengukuhan pengurus Dewan Kebudayaan Sultra. Foto: Yusrin/Kendariinfo. (5/7/2021).

“Agenda ini tidak ada sama sekali koordinasi sebelumnya, tiba-tiba kita diundang sebagai tamu, ini tidak mewakili empat budaya asli di Sultra, ada Moronene, Tolaki, Buton, Muna,” katanya.

Menurutnya, hal ini seolah membuat suku asli yang ada di Sultra menjadi tamu dikegiatan yang digelar di rumah sendiri.

“Kita dibuat seperti tamu di rumah sendiri, dan mereka seolah tuan rumah, ini yang kami tidak inginkan,” tuturnya.

Selanjutnya, dia mengaku akan menurunkan pasukannya untuk menghentikan pengukuhan tersebut.

“Kalau sampai dilanjutkan agenda ini, kami akan menuntut agenda ini, tidak boleh orang dari daerah lain menjadi ketua, harus dari asli Sultra,” tegasnya.

“Dan struktur kepengurusan juga harus ada keterwakilan setiap suku yang ada di Sultra,” tambahnya.

Laporan: Yusrin

Penulis
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: