Pengukuhan Dewan Kebudayaan Sultra Kenakan Pakaian Adat Sabang – Merauke
Kendari – Upacara pengukuhan pengurus Dewan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diwarnai dengan kehadiran peserta yang menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini digelar di Ballroom Hotel Claro Kota Kendari, Senin (5/7/2021). Penggunaan pakaian adat ini merupakan salah satu bentuk pengenalan terhadap budaya Indonesia.
Berdasarkan pantauan Jurnalis Kendariinfo, peserta pengukuhan Dewan Kebudayaan Sultra mengenakan pakaian-pakaian yang biasa dikenakan penari dari berbagai daerah.
Berikut rangkuman pakaian adat yang digunakan peserta pengukuhan Dewan Kebudayaan Sultra:
- Pakaian Adat Jawa Timur (Jatim)
Pakaian kuda lumping, pakaian ini sering dikenakan saat pementasan Kuda Lumping.
Pimpinan Sanggar Mustika Budaya Jawa Timur, Priono mengatakan, pakaian yang dikenakan pada agenda hari ini akan menampilkan tarian khas dari Jatim.
“Kami akan kolaborasikan tarian kuda lumping dan juga tarian reog ponorogo,” katanya.
- Pakaian Adat Bali, Baju Tari Blibis
3. Pakaian Adat Papua
4. Pakaian Adat Muna
5. Pakaian khas Sumatra Barat
Pakaian ini sering digunakan oleh pasangan pengantin asli Minangkabau saat menggelar pernikahan.
Laporan: Yusrin
