Pengurus PIKI Sultra 2024 – 2029 Dilantik, Hadir Demi Misi Keadilan dan Kebenaran
Kendari – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dilantik, Sabtu (31/8/2024). Erens Elvianus Koodoh resmi didapuk sebagai Ketua DPD PIKI Sultra.
Dalam kepengurusan yang baru, Elvianus Koodoh didampingi Armin Limbongan sebagai sekretaris, dan Rudy A. A Lakebo selaku bendahara.
Komposisi kepengurusan lembaga yang mengusung misi Ad Caritas Et Veritas (demi keadilan dan kebenaran) tersebut juga dilengkapi bidang organisasi dan kelembagaan, kaderisasi, hukum dan advokasi, pendidikan dan pengembangan SDM, bidang sosial dan politik, bidang SDA dan lingkungan hidup, gereja dan keumatan, bidang hubungan antarlembaga, serta bidang kebijakan publik.
Masing-masing bidang dilengkapi departemen dalam membantu menjalankan program kerja ke depan. Para pengurus juga berlatar belakang akademisi dan praktisi.
Saat dilantik langsung Ketua Umum DPP PIKI, Badikenita br. Sitepu, pada akhir pekan lalu, Erens Elvianus Koodoh mengatakan tugas utama mereka dalam waktu dekat adalah menggelar rapat kerja dan pembentukan DPC di kabupaten dan kota.
“Pelaksanaan kegiatan juga dirangkaikan dengan seminar yang dibawakan Ketum DPP PIKI dan pihak Kejaksaan Tinggi Sultra. Turut dihadiri Kabag Keagamaan Sekretariat Provinsi, Bimas Kristen Kemenag Sultra dan BPM, Sinode Gepsultra,” kata Lektor Kepala di Universitas Halu Oleo yang juga alumnus Universitas Gadjah Mada tersebut.
Sementara Ketua Umum DPP PIKI, Badikenita br. Sitepu, berharap keberadaan organisasi itu dapat memberi kontribusi pemikiran bagi pembangunan di Sultra.
“Tentu dengan menjalin kolaborasi bersama pemerintah daerah dan stakeholder lainnya,” harap Anggota DPD RI tersebut.
Badikenita optimis organisasi kemasyarakatan berbasis kekristenan yang didirikan pada 19 Desember 1964 di Jakarta itu mampu mengambil peran dalam kapasitasnya. Sebab banyak agenda yang harus diselesaikan dan melibatkan PIKI. Indonesia masih butuh kehadiran intelegensia kristiani sesuai panggilan gerejawi untuk memberikan yang terbaik bagi umat.
