Penipuan Online Marak Terjadi di Baruga, Polisi: Jangan Mudah Tergiur
Kendari – Era digital seperti saat ini, berbagai inovasi untuk kemudahan masyarakat terus berkembang, salah satunya belanja secara daring (online). Akan tetapi, penipuan berkedok belanja online pun juga terus mengintai masyarakat.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), AKP Gusti Komang Sulastra mengatakan masyarakat di wilayah hukum Baruga cukup banyak menjadi korban penipuan online ini.
“Sejak Januari – Juli 2021 ini lebih dari 10 laporan kami terima terkait penipuan berkedok belanja online ini,” ujarnya kepada kendariinfo.com, Selasa (27/7/2021).
Para penipu tersebut mengintai korbannya melalui salah satu grup jual-beli di media sosial. Di mana rata-rata korban adalah mereka yang ingin membeli kendaraan baik motor ataupun mobil.
“Ketika korban mulai melakukan penawaran harga di kolom komentar, si penipu langsung menghubungi calon korbannya dan bertindak sebagai perantara. Kemudian disepakatilah pemilik kendaraan dan calon pembeli ketemu di suatu tempat,” terangnya.
Dalam negosiasi itu, penipu mengendalikan kedua pihak melalui sambungan telepon, di mana ia mengarahkan pemilik kendaraan untuk tidak menyebutkan harga.
“Dari arahan itu ia mencoba meyakinkan calon membeli untuk membayar uang muka (DP). Setelah terjadi proses transaksi itu dan melihat barangnya tadi, kemudian pembeli ini mau melihat kendaraannya karena dia sudah bayar. Tapi rupanya dari pemilik mobil mengaku bahwa DP yang dimaksud tidak pernah dirinya terima. Karena memang dan itu masuk ke rekening si penipu,” paparnya.
Kerugian yang diterima para korban hingga puluhan juta rupiah. Pihaknya juga masih terus melakukan upaya pengungkapan para tersangka.
“Nomor yang digunakan para pelaku terlacak di luar Sultra. Kami harapkan masyarakat lebih berhati-hati dan jangan mudah tergiur dengan harga murah apalagi itu di online,” tandasnya.
