Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Penjual Keliling di MTQ Kendari Dikeroyok karena Diduga Curi Handphone

Penjual Keliling di MTQ Kendari Dikeroyok karena Diduga Curi Handphone
Pedagang keliling di sekitar Eks MTQ Kendari dikeroyok karena diduga mencuri handphone. Foto: Istimewa. (5/8/2022).

Kendari – Penjual keliling di sekitar eks MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikeroyok massa karena diduga mencuri handphone milik pria bernama Muhammad Haikal (17), Jumat (5/8/2022) malam sekitar pukul 21.45 WITA. Penjual keliling itu awalnya menawarkan barang dagangannya kepada Haikal dan teman-temannya saat sedang menongkrong. 

Haikal mengatakan, saat itu dia bersama teman-temannya tidak membeli barang dagangan penjual keliling itu karena tidak memiliki uang. Bukannya pergi, pedagang keliling itu tetap berada di lokasi tersebut dan malah mendekati Haikal yang meletakkan handphone-nya di atas meja. 

“Dia dekati kita, kemudian dia tawarkan mau beli sesuatu. Tapi kita tidak bawa uang, makanya kita tidak beli,” kata Haikal.

Haikal sempat izin untuk buang air kecil. Ketika Haikal kembali, handphone yang awalnya diletakkan di atas meja sudah tidak terlihat. Teman-teman Haikal yang kebetulan sedang duduk di tempat tersebut juga tidak tahu di mana keberadaan handphone Haikal. Kecurigaan Haikal dan teman-temannya pun tertuju pada pedagang keliling itu. 

“Kita pergi cek di mana-mana, tapi kita tidak lihat. Makanya kita ikuti itu orang yang rambut gondrong. Kita tanya baik-baik, tapi justru dia banyak bicara. Alasannya, dia tidak ambil itu handphone,” ujarnya.

Haikal lalu kembali memeriksa tasnya. Di waktu bersamaan, pedagang keliling itu pergi ke semak-semak. Salah satu rekan korban lalu mencurigai gerak-gerik pedagang keliling itu. Benar saja, handphone Haikal ditemukan di semak-semak tempat pedagang keliling itu pergi. 

Baca Juga:  2 Pria Terekam CCTV Mencuri Stand Baliho Kios di Kendari

“Kita curiga dia buang itu handphone di semak-semak. Kita dapat di semak-semak itu handphone, sudah dinonaktifkan,” jelasnya. 

Karena panik, terduga pelaku ikut membuang tasnya dan berusaha melarikan diri. Haikal dan teman-temannya lalu mengejar terduga pelaku. Setelah berhasil dikejar, terduga pelaku lalu dikeroyok.

“Dia lari, makanya kita kejar. Tapi dia sempat melawan, makanya sempat baku pukul-pukul,” pungkasnya.

Usai dilerai warga setempat, terduga pelaku langsung diamankan di Polsek Mandonga. Di sana, terduga pelaku akhirnya sepakat dalam setelah dimediasi pihak kepolisian. 

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten