Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Pergerakan Pemudik di Sultra Diprediksi Tembus 1,3 Juta Perjalanan

0
0
Kepala BPTD Sultra, Husni Mubarak. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (13/3/2026).

Kendari – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) memprediksi pergerakan pemudik pada arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 1,3 juta perjalanan.

Kepala BPTD Sultra, Husni Mubarak, mengatakan sebagian besar pergerakan pemudik di Sultra masih didominasi kendaraan pribadi.

“Diperkirakan ada 1,3 juta pergerakan di Sultra. Secara nasional sekitar 70 persen menggunakan kendaraan pribadi, sementara di Sultra bisa mencapai 80 sampai 90 persen atau lebih dari satu juta perjalanan,” kata Husni, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan angkutan umum diperkirakan hanya sekitar 10 persen dari total pergerakan pemudik atau berkisar 200 ribu hingga 300 ribu perjalanan selama periode mudik Lebaran.

Menurut Husni, pemerintah menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi telah melalui pemeriksaan kelayakan.

“Semua kendaraan yang sudah kami cek dan dinyatakan laik jalan diberikan stiker khusus. Hal ini untuk memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar aman bagi penumpang,” ujarnya.

Selain itu, pengawasan tarif angkutan juga dilakukan berdasarkan ketentuan pemerintah. Untuk angkutan ekonomi, tarif acuan berkisar Rp1.000 per kilometer, meski saat ini banyak masyarakat memilih layanan bus kelas eksekutif.

Pemerintah juga mendorong masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua, untuk memanfaatkan transportasi umum saat mudik. Hal ini mengingat data kecelakaan lalu lintas setiap tahun masih didominasi oleh kendaraan sepeda motor.

“Kami berharap masyarakat yang biasanya mudik menggunakan motor bisa beralih ke transportasi umum seperti bus atau kapal laut untuk menekan angka kecelakaan,” katanya.

Di sisi lain, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dipastikan aman selama masa angkutan Lebaran 2026, sehingga diharapkan tidak terjadi kelangkaan meskipun terjadi lonjakan mobilitas pemudik di berbagai daerah di Sultra.

Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: