Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Peringatan HUT ke-192 Kendari, Ribuan Masyarakat Ikuti Lomba Pungut Sampah di Laut

0
0
Pj. Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu (baju putih memakai topi) saat mengikuti lomba pungut sampah di kawasan Teluk Kendari. Foto: Istimewa.

Kendari – Rangkaian kegiatan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-192 Kota Kendari telah dimulai, Jumat (3/2/2023). Mengawali kegiatan tersebut, ribuan masyarakat mengikuti lomba pungut sampah di kawasan Teluk Kendari, tepatnya di sekitar RTH Papalimba Puday, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penjabat (Pj.) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan bahwa pada launching kegiatan ini, lomba pungut sampah di laut menjadi kegiatan kedua setelah sunatan massal beberapa hari lalu.

Asmawa menambahkan, lomba pungut sampah di laut menjadi salah satu kegiatan sebagai wujud kecintaan seluruh elemen masyarakat kepada Teluk Kendari yang sudah menjadi ikon kota.

Suasana lomba pungut sampah di kawasan Teluk Kendari. Foto: Istimewa.

“Jujur saja tidak banyak tempat di dunia yang memiliki teluk seperti di Kota Kendari ini, sehingga lautnya harus terus kita jaga, demi anak cucu kita kelak. Berdasarkan laporan panitia itu ada 2000 (orang) yang ikut memungut sampah,” katanya.

Seperti data yang dihimpun oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kendari, sampah yang timbul akibat aktivitas masyarakat di sekitar Teluk Kendari grafiknya dari hari ke hari menunjukkan peningkatan.

“Seperti di tahun 2021, sampah di sekitar Teluk Kendari per hari mencapai 1 ton, dan tahun 2022 lalu naik signifikan menjadi kurang lebih 2 ton per hari,” jelasnya.

Untuk itu, sebagai salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-192 Kota Kendari, Pemerintah Kota Kendari menginisiasi lomba pungut sampah di Teluk Kendari sebagai wujud kepedulian agar kawasan tersebut bisa lebih bersih lagi.

“Kami juga berharap kegiatan itu bisa mengedukasi masyarakat sekitar agar bisa bersama pemerintah menjaga Teluk Kendari,” tambahnya.

Nantinya sampah yang dikumpulkan masyarakat dengan berat 1 – 10 kilogram akan ditimbang oleh Dinas Perikanan Kota Kendari dan dibeli dengan harga Rp100 ribu, kemudian 11 – 20 kg dihargai Rp200 ribu, 21 – 30kg dihargai Rp300 ribu, dan seterusnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: