Periode Januari – Juli 2026: 2.376 Hektare Lahan di Sultra Terbakar, Bombana Paling Luas
Kendari – Sebanyak 2.376,94 hektare lahan di Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar sepanjang Januari hingga Juli 2026. Kabupaten Bombana menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar paling besar berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sultra.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra, La Ode Saifuddin, mengatakan kebakaran tersebut tersebar di 224 titik yang tercatat selama periode Januari – Juli 2026.
“Total luasan terbakar 2.376,94 hektare yang tersebar di 224 titik,” kata Saifuddin saat diwawancarai awak media, Rabu (26/8/2026).
Bombana mencatat luas lahan terbakar paling besar, yakni mencapai 1.913,64 hektare. Angka tersebut jauh melampaui wilayah lain yang masuk dalam daftar daerah dengan luas kebakaran terbesar.
Kolaka berada di urutan kedua dengan luas lahan terbakar 224,74 hektare, disusul Konawe Selatan (Konsel) 124,93 hektare, Muna Barat (Mubar) 84,15 hektare, Kolaka Timur (Koltim) 59,84 hektare, Konawe 53,09 hektare, Konawe Utara (Konutg 26,04 hektare, Buton Selatan (Busel) 27,65 hektare, Wakatobi 20,33 hektare, dan Buton Tengah (Buteng) 17,12 hektare.
Data BNPB juga mencatat beberapa kejadian kebakaran dengan luasan cukup besar di Bombana. Empat kejadian tercatat pada Juli 2025 dengan luas lahan yang terbakar masing-masing 633,56 hektare, 136,32 hektare, 110,31 hektare, dan 72,10 hektare.
Selain itu, satu kejadian kebakaran pada Mei 2025 di Bombana menghanguskan lahan seluas 84,67 hektare.
Besarnya luasan lahan yang terbakar membuat Bombana menjadi daerah yang paling menonjol dalam catatan sebaran kebakaran lahan di Sultra berdasarkan data tersebut.
BPBD Petakan Sejumlah Wilayah Kendari Rawan Kebakaran Lahan, Ini Lokasinya
