Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Perjalanan Sulkarnain Kadir dari Anak Penjahit hingga Jadi Orang Nomor Satu Kendari

0
0
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir bersama sanak keluarganya. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (3/10/2022).

Kendari – Acara Ekspose 5 Tahun Kendari Sukses di Lapangan Balai Kota Kendari, Senin (3/10/2022) malam, menyajikan sebuah momen haru saat Wali Kota Sulkarnain Kadir menceritakan kisah perjalanan kariernya, dari anak penjahit hingga menjadi orang nomor satu di Kota Kendari.

“Saya lahir di Kota Kendari, pada tahun 1978 tepatnya di Rumah Sakit Palang Merah Kemaraya (RS. PMI Sultra), saya dilahirkan dari orang tua yang berprofesi penjahit,” kata dia.

Ibunda Sulkarnain Kadir yang turut hadir pada acara tersebut, terlihat tak kuasa menahan air mata, saat putranya menceritakan perjalanan kariernya hingga berada di titik itu.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (3/10/2022).

“Saya ingat betul pesan mama, jangan berhenti, terus sekolah,” ujar Sulkarnain.

Sulkarnain memulai pendidikannya di TK Bhayangkari, kemudian lanjut di SDN 3 Mandonga dan tamat pada tahun 1990, lalu lanjut di SMPN 1 Kendari, kemudian SMAN 1 Mandonga (SMAN 4 Kendari), dan melanjutkan S1 Akuntansi di Fakultas Ekonomi, Universitas Halu Oleo (UHO), serta S2 Ilmu Ekonomi, Pascasarjana UHO.

Setelah itu, Sulkarnain Kadir melanjutkan karier bisnis hingga karier politiknya, dan pada akhirnya bisa sampai di titik menjadi Wali Kota Kendari periode 2017 – 2022.

Sulkarnain yang akrab disapa Sul itu menjelaskan bahwa yang membuatnya semangat hingga bisa berdiri tangguh menghadapi seluruh kehidupan di dunia adalah mesin jahit yang saat itu menjadi simbol kekuatannya.

“Saya hadir di depan bapak ibu, untuk memberi pesan kepada seluruh orang tua di Kota Kendari bahwa jangan pernah kita berkecil hati dan berputus asa apa pun keadaan yang kita hadapi. Karena kita tidak tahu, takdir apa yang Allah sedang siapkan untuk kita,” ujar Sul.

Ia pun tak lupa memberikan pesan kepada seluruh anak muda yang ada di Kota Kendari dan seluruh daerah di Indonesia, bahwa seberat apa pun situasi dan tantangan yang dihadapi jangan pernah putus asa, kejar selagi positif.

“Sebagai manusia biasa, pasti kita merasakan kelelahan, tetapi setiap kali mengalami situasi itu, setiap kali merasakan capek, maka salah satu obat saya adalah kembali melihat semangat yang dihasilkan oleh ibunda kami tercinta,” bebernya.

Wali Kota berusia 44 tahun itu berharap, semangat yang ia coba hadirkan itu bisa memberikan suntikan motivasi untuk masyarakat Kota Kendari, agar bisa memanfaatkan segala potensi yang ada di Kota Bertakwa itu.

“Kota Kendari punya banyak potensi, hanya butuh orang-orang yang serius dan mau bergandengan tangan, mau bersama-sama meraih satu demi satu, capaian yang bisa dipersembahkan bagi masyarakat Kota Kendari,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: