Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

Perpustakaan Modern di Kendari Bisa Tingkatkan Literasi

Perpustakaan Modern di Kendari Bisa Tingkatkan Literasi
Perpustakaan Modern di Jalan Sao Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (29/8/2021).

KendariPerpustakaan modern berskala internasional yang dibangun di Jalan Sao Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan anggaran Rp97,3 miliar menjadi harapan untuk mendorong tingkat literasi masyarakat. 

Berdasarkan hasil kajian nasional, tingkat literasi masyarakat Sultra pada 2020 berada pada angka 54,76 persen. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra, Nur Saleh menyebut, hal ini perlu ditingkatkan lagi.

“Dari kajian nasional tahun lalu, tingkat literasi di Sultra sebesar 54,76 persen, dan hal ini perlu ditingkatkan lagi. Dengan adanya perpustakaan modern bertaraf internasional di Kendari ini, diharapkan menjadi pemacu masyarakat untuk lebih meningkatkan literasi bagi dirinya,” ujarnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra, Nur Saleh.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra, Nur Saleh. Foto: Yusrin Ramadhan/Kendariinfo. (31/8/2021).

Untuk memberi kenyamanan pada pengunjung, perpustakaan juga bakal dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Seperti ruang teater khusus, buku-buku fisik dan ebook, hingga WiFi gratis. Tapi menurut Saleh, penggunaan WiFi gratis bakal dibagi agar menyeimbangkan waktu membaca buku dan mengakses internet.

“Sedangkan ketersediaan WiFi akan diatur mekanisme akses internetnya. Misal diberikan waktu terlebih dahulu untuk membaca buku dulu selama dua jam, lalu kemudian diberikan akses untuk menyambungkan internet,” ungkapnya. 

Penggagas Komunitas Baca Simpul Lestari, Dasmin.
Penggagas Komunitas Baca Simpul Lestari, Dasmin. Foto: Istimewa.

Hal senada juga disampaikan Penggagas Komunitas Baca Simpul Lestari, Dasmin. Dia menilai, perpustakaan itu seharusnya mampu menggenjot tingkat literasi menjadi lebih baik, terutama minat baca yang tinggi.

“Secara umum, saya menyambut baik adanya perpustakaan skala internasional ini. Guna menggenjot tingkat literasi kita menjadi lebih baik, terutama minat baca yang tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:  Digelar Daring, 367 Peserta Ikut Seleksi Masuk MAN IC Kendari

Namun seharusnya pengguna WiFi gratis diperuntukkan bagi member atau anggota tetap yang berlangganan. Jadi WiFi gratis hanya untuk mereka yang menjadi member.

“Di mana-mana fasilitas perpustakaan harus ditunjang dengan beberapa fasilitas pendukung, ruang baca yang nyaman, termasuk WiFi. Pemahaman saya, WiFi gratis biasanya diperuntukkan bagi member atau anggota tetap atau yang berlangganan. Jadi gratis di sini tidak serta-merta dapat diakses siapa pun, tapi diatur dan dikelola. Jadi WiFi gratis untuk mereka yang jadi member tadi,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten