Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Pikap Pemuat Sayur Jatuh dari Pincara, Polres Konut Bersama Warga Lakukan Evakuasi

Pikap Pemuat Sayur Jatuh dari Pincara, Polres Konut Bersama Warga Lakukan Evakuasi
Detik-detik pemuat sayur dievakuasi usai jatuh dari pincara di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara. Foto: Istimewa. (8/4/2025).

Konawe Utara – Mobil pikap pemuat sayur-sayuran jatuh dari pincara saat melintasi lokasi terdampak banjir di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (8/4/2024), pukul 21.35 Wita, malam.

Kasat Lantas Polres Konut, Iptu Aldiansyah As’ad, saat dikonfirmasi Kendariinfo membenarkan informasi tersebut. Katanya, pikap bergerak dari arah Kota Kendari menuju Kecamatan Langgikima.

“Benar, pikap muat sayuran terperosok saat menyeberang menggunakan pincara,” katanya.

Detik-detik pemuat sayur dievakuasi usai jatuh dari pincara di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara. Foto: Istimewa. (8/4/2025).

Aldiansyah menerangkan, pikap tersebut dipenuhi karung yang berisi sayuran. Karena beban muatan menumpuk di belakang, kedua ban belakangnya berada di dalam air, sedangkan bagian depan masih berada di atas pincara.

Guna memudahkan proses evakuasi, lanjut Aldiansyah, aparat kepolisian dibantu oleh instansi terkait dan warga sekitar membongkar seluruh isi muatan pikap tersebut. Selanjutnya, pikap dievakuasi ke daratan dan ditarik dengan bantuan tali.

“Alhamdulillah, sudah berhasil dievakuasi berkat kerja keras semua pihak,” tambahnya.

Aldiansyah juga menerangkan, insiden kendaraan jatuh dari pincara sudah sering terjadi. Untuk itu, ia tak henti-hentinya mengimbau pengguna jalan dan pihak pincara agar mengikuti setiap instruksi dari petugas kepolisian yang berada di lokasi terisolasi banjir, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Anggota Brimob Polda Sultra Dituduh Pura-Pura Sakit saat Jalankan Tugas, Ini Faktanya

Sesuai arahan Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, dan Kapolres Konawe Utara, AKBP Rico Fernanda Rawat, Aldiansyah memastikan bahwa aparat kepolisian akan terus bersiaga 24 jam di lokasi banjir guna melakukan monitoring setiap aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat.

“Untuk itu, kami ajak masyarakat agar sama-sama kita patuhi dan ikuti setiap arahan yang kami sampaikan sehingga tidak terjadi hal buruk,” pungkasnya.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten