Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Pj. Gubernur Sultra Pimpin Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional di Kendari

Pj. Gubernur Sultra Pimpin Upacara Peringatan Bulan K3 Nasional di Kendari
Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto. Foto: Dok. PPID Sultra. (15/1/2024).

Kendari – Penjabat (Pj.) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, memimpin upacara peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional tahun 2024 di Kota Kendari, Senin (15/1/2024).

Membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, Andap mengatakan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional ini diselenggarakan serentak di seluruh tanah air dengan mengusung tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha”.

“Alhamdulillah status pandemi Covid-19 telah dicabut oleh pemerintah dan kita memasuki masa endemi Covid-19. Indonesia mendapatkan apresiasi sebagai salah satu negara yang berhasil mengatasi pandemi dan memulihkan ekonomi dengan cepat,” katanya.

Andap melanjutkan, salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem, ketenagakerjaan unggul adalah dengan membangun budaya K3 yang baik. Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, dan pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas.

Keberhasilan program K3 akan menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, membantu menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, serta peningkatan daya saing nasional di era global

“Pada jenjang internasional, Indonesia telah membuat komitmen yang sangat kuat untuk mewujudkan pekerjaan layak dan memainkan peranan penting guna memastikan bahwa persoalan ketenagakerjaan dan tenaga kerja dimasukkan dalam sustainable development goals (SDGs),” lanjutnya.

Baca Juga:  Sultra Dapat Tambahan 10 Ribu Hektare Lahan Sawah

Pada peringatan Bulan K3 yang dilaksanakan di Kendari tersebut, Andap berpesan agar perilaku disiplin harus tetap dilaksanakan baik perusahaan maupun para pekerja agar nantinya kecelakaan kerja bisa diminimalisasi.

“Mari kita budayakan disiplin, karena saya menganggap hal ini signifikan dan penting sekali di dalam membangun moral dan akhlak kita dalam membangun disiplin dan integritas,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten