Polisi Bakal Berkoordinasi dengan Pemkot Kendari soal Biaya Korban Pembusuran

Kendari – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari bakal berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk membahas biaya warga yang menjadi korban pembusuran.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahman mengatakan, pihaknya terus berupaya menciptakan keamanan kepada warga yang akan beraktivitas di malam hari. Salah satunya adalah melalui patroli gabungan.
“Saat ini memang kita lagi fokus di pencegahan dan pemberantasan. Untuk biaya korban yang terkena busur, kami akan berkoordinasi dengan Pemkot agar sebisa mungkin menjadi bahan perhatian,” ujarnya, Rabu (18/5/2022).
Ia mengatakan, semua stakeholder terutama Pemkot Kendari harus bersinergi untuk menciptakan situasi aman di Kota Lulo ini. Mereka juga akan rutin melakukan razia dan pengamanan sejumlah wilayah lainnya.
Mantan Dirresnarkoba Polda Sultra ini menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir. Beberapa pelaku sudah ditangkap dan pihaknya sedang mengejar pelaku lainnya.
“Tim terus bekerja dan menangkap pelaku yang telah membuat teror di Kota Kendari ini,” katanya.
Untuk diketahui, Polresta Kendari telah menangkap dua komplotan pembusur yakni FS (19) dan ARH (15). Sedangkan, empat pembawa sajam yakni M (22), EH (19), AS (17), dan K (22). Mereka diamankan di beberapa lokasi berbeda saat polisi melakukan patroli pada Rabu (18/5) malam.





