Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Tewasnya Pemuda asal Konawe di Morowali

Konawe – Kepolisian Resor (Polres) Morowali memeriksa 18 orang saksi terkait dugaan penganiayaan hingga menewaskan seorang pemuda berinisial MR (19) asal Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terjadi di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kasat Reskrim Polres Morowali AKP Erick Siagian mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) atau tepatnya di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) WNII Labota, Kecamatan Bahodopi. Setelah melakukan olah TKP, polisi lalu membawa 18 orang saksi untuk dimintai keterangan.
“Awalnya kami mendapatkan informasi adanya seorang warga meninggal dunia dan berada di Puskesmas Bahodopi, setelah dilakukan identifikasi warga yang meninggal berinisial MR,” kata dia, Jumat (8/8/2025).
AKP Erick Siagian mengungkapkan sebelum meninggal, korban MR mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah pelaku yang membuat MR mengalami kondisi kritis. MR kemudian dilarikan ke Puskesmas Bahodopi namun nyawanya tidak tertolong.
“Saat ini jasad korban telah berada di ruang jenazah RSUD Morowali,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, pemuda asal Desa Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe berinisial MR tewas setelah diduga dianiaya di Kabupaten Morowali, Sulteng, Kamis (7/8).
Informasi yang dihimpun, awalnya 4 orang dituduh mencuri dan mereka diduga dianiaya oleh oknum sekuriti PLTU WNII Labota hingga babak belur. Akibat penganiayaan itu, 3 orang mengalami luka-luka dan 1 orang yakni MR meninggal dunia. MR pun dilarikan ke Puskesmas Bahodopi.
Mengetahui peristiwa tersebut, sejumlah warga melakukan demonstrasi di Lorong Kampus Labota, Kecamatan Bahudopi, Kabupaten Morowali, Kamis (7/8) malam hingga Jumat (8/8) dini hari. Dalam aksi demonstrasi itu, mereka merusak hingga membakar kendaraan motor. Tak lama kemudian, kepolisian mendatangi Lorong Kampus Labota untuk mengondusifkan situasi.
Pemuda asal Konawe Tewas Diduga Dianiaya di Morowali, Warga Demo





