Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan 3 Pemuda Seret Anjing di Kendari: Awalnya Ditemukan Mati oleh Warga

Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan 3 Pemuda Seret Anjing di Kendari: Awalnya Ditemukan Mati oleh Warga
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman. Foto: Istimewa.

Kendari – Polresta Kendari melakukan pemeriksaan terhadap tiga remaja yang diduga melakukan penganiayaan dan menyeret anjing di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua. Hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku anjing tersebut ditemukan pertama kali oleh warga dalam kondisi sudah mati.

Kapolresta Kendari Kombes Pol M. Eka Fathurrahman mengatakan ketiga remaja berinisial R (16), A (17), dan S (17) diambil keterangannya oleh penyidik Satreskrim Polresta Kendari pada Senin (17/7). Dari pengakuan ketiganya, bahwa mereka diminta pengendara yang lewat untuk membuang anjing tersebut yang dalam kondisi mati.

“Saat tiba (di TKP) sudah ada seorang perempuan lebih tua dari mereka juga megendarai sepeda motor berhenti di dekat anjing tersebut, lalu perempuan itu menyampaikan bahwa ‘Tolong kalian buang anjing ini karena mati, mungkin ditabrak mobil karena kepalanya mengeluarkan darah’,” ungkap Fathurrahman mengikuti keterangan ketiga pemuda tersebut, Jumat (21/7/2023).

Selanjutnya, A yang posisi dibonceng oleh S memegang kaki anjing tersebut bermaksud hendak memindahkan di pinggir jalan, Minggu (16/7). Namun tiba-tiba, ada anjing lain di TKP berjumlah sekitar lima ekor mengejar mereka. Sehingga S panik dan langsung tancap gas.

Sedangkan dari belakang R juga ikut menjalankan sepeda motornya, tapi dia sambil merekam A dan S. R mengaku merekam kedua temannya karena merasa lucu. Lantas S dan A memutar arah.

“Setelah memutar arah A menyuruh S menghentikan sepeda motor supaya bisa menyimpan anjing tersebut di pinggir jalan. Akan tetapi S takut karena anjing yang lain masih mengejar sehingga, A dari atas motor melepaskan anjing tersebut di pinggir jalan,” bebernya.

Baca Juga:  Seorang Pria Terekam CCTV Gasak Uang Kotak Amal Masjid di Pondidaha Konawe

Fathurrahman mengungkapkan sekira pukul 14.00 Wita, A dihubungi oleh temannya yang menyampaikan bahwa ada video yang viral mirip dirinya. A lalu mengecek informasi dari temannya dan mendapatkan aksinya bersama S dan R sudah viral.

Ia menambahkan saat itu, A menghubungi R dan memastikan video viral itu. Lalu, R mengaku bahwa dirinya lah yang merekam aksi tersebut dan mengunggah di story WhatsAppnya hingga viral di media sosial.

Fathurrahman menegaskan pihaknya tidak serta-merta memercayai pengakuan ketiganya. Penyidik akan terus mendalami keterangan guna mengungkap kasus anjing yang viral tersebut.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten