Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Polisi Ungkap Kerugian Aksi Pencurian di Gerbang Wisata Kendari – Toronipa Capai Rp253 Juta

0
0
Lubang pada salah satu pilar Gerbang Wisata Kendari - Toronipa. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (3/9/2024).

Kendari – Polisi mengungkap total kerugian dalam kasus pencurian di Gerbang Wisata Kendari – Toronipa mencapai ratusan juta rupiah. Angka tersebut diketahui setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan.

Meski begitu, Kapolsek Kandai, AKP Ansar Ali, menyebut angka kerugian itu berdasarkan hasil pendataan sementara.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan dan penyelidikan, total kerugian di gerbang itu mencapai Rp253 juta,” ujarnya saat dikonfirmasi Kendariinfo, Sabtu (11/4/2026).

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, barang yang hilang berupa material konstruksi dalam jumlah besar. Di antaranya, baja struktur hingga ratusan baut yang merupakan bagian penting dari fasilitas jembatan wisata tersebut.

“Hasil pemeriksaan sementara alat-alat yang hilang berupa baja struktur H-beam 300 dengan berat total 6.897 kilogram dan baut diameter 20 mm sebanyak 1.808 buah yang hilang,” jelasnya.

Meski satu terduga pelaku berinisial A telah diamankan, polisi menduga aksi pencurian tersebut tidak dilakukan seorang diri. Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Ini dugaan kami bukan pelaku yang diamankan saat ini, melainkan ada pelaku-pelaku lainnya,” tegas Ansar.

Polisi juga tengah melakukan pengembangan untuk menelusuri alur penjualan barang hasil curian, termasuk menyasar para pengepul yang diduga menjadi tempat penampungan.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kejadian ini. Pelaku saat ini tidak sendiri, kami menduga ada pelaku-pelaku lainnya. Akan kami cek ke pengepul-pengepul,” katanya.

Sementara itu, terduga pelaku A masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Kandai guna mengungkap keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Pelaku A saat ini masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: