Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Potret Jalan Kawasan Persawahan Amohalo, Kendari Kini Mulus Usai Diaspal 1,75 Km

0
0
Kondisi ruas jalan di kawasan persawahan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari yang sudah terlihat mulus usai diaspal. Foto: Istimewa.

Kendari – Jalan di kawasan persawahan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), kini tampak lebih mulus setelah pengaspalan ruas jalan sepanjang 1,75 kilometer (km).

Pengaspalan jalan tersebut rampung pada 20 Agustus 2026. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat ini masih menyelesaikan pengecoran bahu jalan di sejumlah bagian.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kendari, Muhammad Almuna Mande, mengatakan pekerjaan pengaspalan telah selesai dan pekerja kini berfokus pada bahu jalan.

“Aspal selesai tanggal 20 Agustus kemarin,” katanya, Jumat (28/8/2026).

Pemkot Kendari mengalokasikan anggaran Rp4,822 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk peningkatan jalan tersebut.

Jalan yang sebelumnya berbatu, berlubang, dan masih berupa tanah kini telah tertutup aspal. Kondisi itu membuat akses kendaraan menuju kawasan persawahan menjadi lebih mudah.

Meski demikian, pengaspalan belum menjangkau seluruh jalan di kawasan tersebut. Dari total sekitar 6 km ruas jalan, masih terdapat sekitar 3,25 km yang belum tertangani.

Pemkot Kendari sebelumnya mengaspal sekitar 1 km jalan di kawasan Amohalo pada 2024. Tahun ini, kembali dilakukan pengaspalan sepanjang 1,75 km. Dengan tambahan tersebut, total jalan yang telah mendapat lapisan aspal sekitar 3 km.

Almuna mengatakan peningkatan jalan dilakukan untuk mendukung akses jalan tani. Jalan tersebut menjadi jalur yang digunakan petani untuk menuju lahan dan mengangkut hasil pertanian.

Sebelum diperbaiki, kondisi jalan menyulitkan mobilitas petani. Saat musim kemarau, permukaan tanah dan batu memicu debu ketika kendaraan melintas, sedangkan saat hujan sejumlah titik berlubang membuat akses makin sulit.

Perbaikan jalan diharapkan dapat memperlancar pengangkutan hasil panen sekaligus menekan waktu dan biaya distribusi petani.

Peningkatan akses tersebut juga diharapkan mendukung aktivitas pertanian masyarakat di kawasan persawahan Amohalo.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: