Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Pria Konawe Nikahi Bule Belanda Keturunan Turki di Kendari

Pria Konawe Nikahi Bule Belanda Keturunan Turki di Kendari
Muhammad Asrullah, pria asal Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menikahi kekasihnya, Betul Turkan Merve Uyar, wanita asal Belanda berdarah Turki. Foto: Framefix Gallery Indonesia. (16/7/2022).

Kendari – Muhammad Asrullah, pria asal Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menikahi kekasihnya, Betul Turkan Merve Uyar, wanita asal Belanda berdarah Turki. Pernikahan beda negara itu berlangsung di Claro Hotel Kendari, Sabtu (16/7/2022).

Di bawah koordinator Wedding Organizer Artpro, pernikahan Arul dan Betul berjalan lancar. Pada prosesi pernikahan, ayah Betul, Mehmet Turkan Uyar, turut mendampingi anaknya. Selain itu, Betul juga didampingi adiknya, Muhammad Huseyin Uyar.

Pada pengucapan ijab kabul, Mehmet sendiri yang menikahkan putrinya dengan Arul. Saat mengucapkan kalimat ijab kabul, Mehmet terlihat membaca tulisan berbahasa Indonesia di sebuah kertas yang telah disiapkan. Meski terbata-bata, kalimat itu pun selesai dibacakan Mehmet.

Muhammad Hussein Uyar saat menggandeng Betul Turkan Merve Uyar, wanita asal Belanda berdarah Turki.
Muhammad Hussein Uyar saat menggandeng Betul Turkan Merve Uyar, wanita asal Belanda berdarah Turki. Foto: Istimewa. (16/7/2022).

“Wahai ananda Muhammad Asrullah, saya nikahkan anak kandung saya Betul Turkan Merve Uyar dengan mas kawin 16 gram emas, uang tunai 772 ribu rupiah, seperangkat alat salat, tunai karena Allah,” ujar Mehmet saat mengucapkan ijab kabul.

Arul lalu menjawab kalimat Mehmet dengan lancar dan satu tarikan napas.

“Saya terima nikahnya Betul Turkan Merve Uyar binti Mehmet Turkan Uyar dengan mas kawin 16 gram emas, uang tunai 772 ribu rupiah, seperangkat alat salat, tunai karena Allah,” jawab Arul.

Tim Artpro, La Ode Fitrah Imam Sabti, mengatakan anggota keluarga Betul yang hadir pada pernikahan tersebut hanya ayah dan adik kandungnya. Dia menyebut, pernikahan Arul dan Betul di Claro Hotel Kendari juga berlangsung tanpa adat mana pun, karena telah diselesaikan di kediamannya dengan alasan agar tamu tak menunggu lama saat akad dilaksanakan.

Baca Juga:  Kasus Oknum Polisi Selingkuh dengan Istri Orang Berlanjut ke Ditreskrimum Polda Sultra

“Ayah sama adik kandungnya. Pernikahan berlangsung tanpa adat mana pun,” kata Fitrah kepada Kendariinfo, Sabtu (17/7).

Cerita Pria Konawe Nikahi Bule Belanda, Berawal dari Sering Bertemu Ketika Ibadah

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten