Pria yang Diperiksa Polisi Terkait Kericuhan Depan Kampus UHO Buka Suara

Kendari – Warga Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari bernama Yunus (30) buka suara usai diperiksa polisi terkait kericuhan yang terjadi di depan Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) pada Minggu (12/6/2022) lalu.
Pria yang berprofesi sebagai sekuriti di kampus ternama di Sultra itu mengaku, tidak pernah terlibat dalam aksi pengeroyokan maupun kericuhan yang menghebohkan warga di sekitar Jalan H.E.A Mokodompit.
Katanya, dia sempat mendapat informasi bahwa namanya disebut-sebut melakukan aksi pengeroyokan bersama rekan-rekannya kepada korban inisial LA (27) di Lorong Salangga.
Mendapat informasi itu, dia mendatangi Mako Polresta Kendari untuk memberikan klarifikasi sebab merasa tidak aman dengan tuduhan yang dilayangkan kepadanya.
“Saya datang di Polres untuk memberikan klarifikasi terkait laporan yang dituduhkan sama saya. Dalam laporan itu, saya dituduh pukul itu pelapor, padahal saya tidak pernah menyentuh orang dengan sifatnya kekerasan,” tegasnya, Selasa (14/6).
Selain itu, Yunus juga mengaku bahwa keberadaannya di Polresta Kendari bukan karena ditahan, melainkan meminta perlindungan kepada polisi, dan mengamankan diri dari oknum-oknum yang menuduhnya.
“Saya datang amankan diri supaya tidak ada kesalahpahaman di lapangan,” tambahnya.
Usai mengamankan diri, pemeriksaan sementara aparat kepolisian membuahkan hasil. Yunus tidak terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut termasuk kericuhan di depan kampus. Setelah polisi memastikan bahwa Yunus tidak terlibat, dia dilepaskan dan kembali beraktivitas seperti sediakala.
“Tidak mungkin kita akan pidanakan orang kalau memang dia tidak bersalah,” kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi.
Kendati demikian, Fitrayadi mengatakan aparat kepolisian akan tetap mendalami kasus dan laporan yang telah disampaikan oleh korban LA.
Saat ini, pihaknya sudah menetapkan dua tersangka yakni M dan S atas tindak pidana (TP) pengeroyokan. Sedangkan Yunus berstatus terperiksa, dan dua orang lainnya yakni F dan Z, dinyatakan tidak terlibat dalam kerusuhan depan kampus UHO.
“Laporan korban ini masih kami tindak lanjuti juga,” pungkasnya.
Breaking News: Sekelompok Pria Bawa Parang Hebohkan Warga di Depan Kampus UHO Kendari





