Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Buton

Puluhan Anak Laki-Laki di Busel Jadi Korban Pedofil, Begini Modus Pelaku

Puluhan Anak Laki-Laki di Busel Jadi Korban Pedofil, Begini Modus Pelaku
Para korban didampingi orang tua saat melapor ke Polsek Sampolawa. Foto: Istimewa. (18/6/2021).

Buton Selatan – Terkait kejahatan pedofilia yang dilakukan pada 21 anak laki-laki di Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diketahui modusnya adalah memberikan uang Rp5 ribu dan akan diajak jalan menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Sampolawa, Kabupaten Busel, Iptu Imran mengungkapkan, pelaku melakukan perbuatan bejatnya di salah satu pondok pinggir kebun milik warga.

“Pelaku berinisial LD alias FU (21) mengajak korban untuk ikut bersamanya menggunakan sepeda motor, dan dibawa ke pondok pinggir kebun milik warga untuk selanjutnya dilakukan aksi pencabulan tersebut,” ungkapnya.

Pelaku LD alias FU saat diamankan oleh pihak Polsek Sampolawa.
Pelaku LD alias FU saat diamankan oleh pihak Polsek Sampolawa. Foto: Istimewa. (18/6/2021).

Kasus ini pertama kali terkuak, setelah salah satu keluarga korban melaporkan bahwa anaknya telah menjadi korban pencabulan.

“Informasi itu dengan cepat menyebar, hingga akhirnya semuanya terbongkar bahwa korbannya bukan hanya satu,” jelasnya.

Imran juga mengatakan, pelaku tersebut merupakan warga Kecamatan Sampolawa. Ia ditangkap di Kota Baubau.

“Petugas kami berhasil mengamankan pelaku di Kota Baubau pada pekan lalu, saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolres Buton untuk menjalani proses selanjutnya,” imbuhnya.

Terkait adanya penambahan jumlah korban, pihaknya mengaku masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut.

“Untuk adanya penambahan korban, sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan, dan ini masih dalam tahap penyidikan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya.

Laporan: Yusrin

Baca Juga:  Polisi Periksa 5 Saksi atas Dugaan Rudapaksa Bocah SD di Muna
Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten