Puluhan Mak-Mak di Kendari Ikuti Pelatihan Pengurusan Jenazah
Kendari – Baznas Kendari menggelar pelatihan khusus pengurusan jenazah bagi mak-mak majelis taklim untuk mengatasi minimnya tenaga pengurus jenazah perempuan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (28/4/2025).
Pelatihan yang bertempat di Kantor Baznas Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia ini dilangsungkan selama dua hari, yakni 28 – 29 April 2025.
Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama Baznas dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari serta Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kendari.
Ketua Baznas Kendari, Amri Natsir menjelaskan, peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 44 orang, masing-masing perwakilan dari 11 kecamatan yang ada di Kota Kendari.
“Masing-masing kecamatan mengirimkan empat peserta dari majelis taklim, sehingga total ada 44 ibu-ibu yang ikut,” jelas Amri.
Amri berharap seluruh peserta dapat mengikuti praktik dengan serius agar kedepannya semakin banyak pengurus jenazah perempuan di tengah masyarakat. Materi yang diberikan meliputi teori dan praktik langsung pemandian jenazah.
Menurutnya, pelatihan tata cara memandikan jenazah penting dilakukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam melayani kebutuhan penyelenggaraan jenazah di lingkungannya.
Senada dengan itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kendari, Sapri membeberkan, saat ini jumlah pengurus jenazah perempuan di tingkat kecamatan dan kelurahan masih sangat terbatas.
Karena itu, ia berharap para peserta dapat meneruskan ilmu yang didapatkan kepada anggota majelis taklim lainnya di wilayah masing-masing.
“Empat peserta dari setiap kecamatan ini diharapkan menjadi agen yang melatih lebih banyak orang lagi di tingkat kelurahan,” ungkap Sapri.
Ia mengaku, meskipun kegiatan pemandian jenazah cukup sering terjadi, masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara penyelenggaraan yang benar. Dengan pelatihan yang pihaknya gelar, diharapkan seluruh lapisan masyarakat di Kota Kendari dapat lebih memahami proses pengurusan jenazah sesuai syariat.
