Puncak Arus Balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Nusantara Raha, Sehari 6 Kapal Diberangkatkan

Muna – Pelabuhan Nusantara Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih dipadati penumpang. Enam armada kapal pun diberangkatkan untuk mengurai penumpang yang membeludak pada puncak arus balik Lebaran 2025, Senin (7/4/2025).
Staf Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Raha, La Ode Muh. Damayil, mengatakan puncak arus balik terjadi pada Senin (7/4). Sejak pagi hingga malam, enam kapal diberangkatkan. Khusus malam hari, KM Uki Raya 05 dan KM Uki Raya 23 diberangkatkan dari Pelabuhan Nusantara Raha menuju Pelabuhan Kapal Malam Kendari.
“Namun, kami tetap akan siaga sampai 13 April 2025. Dua armada diberangkatkan untuk mengurangi kepadatan penumpang, karena malam ini puncak arus balik,” kata Damayil kepada Kendariinfo, Senin (7/4).
Kepala Cabang PT Uki Raya Lines Raha, Arif, menyebut KM Uki Raya 05 mengangkut 308 penumpang berdasarkan tiket yang sudah terjual. Sementara KM Uki Raya 23 diperkirakan mengangkut 500 penumpang.
Agen PT Pelayaran Dharma Indah Cabang Raha, Katon, menyebut pihaknya juga telah memberangkatkan empat armada pada Senin (7/4). Masing-masing armada yang diberangkatkan adalah Express Bahari 6E, Expres Cantika 168, Expres Pricilia 88, dan Express Bahari 5E.
Express Bahari 6E yang diberangkatkan dari Pelabuhan Nusantara Raha menuju Pelabuhan Nusantara Kendari pada pagi hari mengangkut 398 penumpang berdasarkan tiket terjual. Sementara Expres Pricilia 88 yang berangkat dari Pelabuhan Murhum pada sore hari mengangkut 144 penumpang dari Raha dan 260 dari Baubau. Totalnya 414 penumpang.
Express Bahari 6E khusus melayani penumpang Raha – Kendari, sedangkan rute Express Bahari 5E adalah hanya Kendari – Raha dan sebaliknya. Sementara Expres Cantika 168 dan Expres Pricilia 88 melayani rute Baubau – Raha – Kendari.
Penambahan rute khusus Raha – Kendari telah dilakukan sejak 4 April 2025 untuk mengurai kepadatan penumpang. Penambahan armada direncanakan berlangsung hingga 9 April 2025, tergantung kondisi penumpang.
Meski telah memberangkatkan empat kali pelayaran di Pelabuhan Nusantara Raha, kepadatan penumpang tak terhindarkan. Menurut Katon, jadwal pelayaran yang sering molor menjadi penyebab kepadatan penumpang pada arus balik Lebaran 2025.
“Namanya arus balik. Kapal jadi molor, karena proses naik turun penumpang memakan waktu lama,” pungkasnya.





