Razia Gabungan LPKA Kendari Tak Temukan Barang Terlarang di Kamar Anak

Kendari – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari menggelar razia gabungan di blok hunian anak binaan, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini melibatkan unsur aparat penegak hukum dari kepolisian dan TNI sebagai bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Razia digelar secara menyeluruh dengan menyasar seluruh kamar hunian serta memeriksa barang-barang pribadi milik anak binaan. Petugas memastikan bahwa tidak ada benda terlarang atau berpotensi mengganggu keamanan lingkungan pembinaan.
Selama pelaksanaan, tim gabungan menekankan pendekatan yang humanis, transparan, dan profesional. Setiap langkah dilakukan dengan tetap menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak anak binaan sesuai prinsip pemasyarakatan yang berkeadilan dan berorientasi pada pembinaan.
Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin LPKA Kendari, Youga Supriadi, menegaskan razia merupakan langkah preventif sekaligus edukatif dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lembaga.
“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung program strategis nasional dan membangun sistem pemasyarakatan yang bersih dari penyimpangan, serta memastikan bahwa LPKA benar-benar menjadi tempat pembinaan yang aman bagi anak-anak binaan,” ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (11/10).
Ia menambahkan, sinergi antara LPKA, kepolisian, dan TNI diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus memberikan efek positif terhadap kedisiplinan anak binaan. Langkah ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan pembinaan yang lebih baik.
Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya atau benda terlarang. Meski begitu, pihak LPKA Kendari tetap akan meningkatkan intensitas pengawasan agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada anak binaan mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan tanggung jawab selama menjalani masa pembinaan.
“Pendekatan persuasif terus dilakukan agar proses pembinaan berjalan optimal dan menciptakan suasana yang positif,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, LPKA Kendari menegaskan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan seluruh aparat penegak hukum dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari pelanggaran. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung penuh program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.





