Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Rem Blong, Truk Tronton Bermuatan Alat Berat Terjun ke Sungai di Konawe

Rem Blong, Truk Tronton Bermuatan Alat Berat Terjun ke Sungai di Konawe
Kondisi truk tronton bermuatan alat berat ekskavator yang terjun ke sungai di Desa Besu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe. Foto: Istimewa.

Konawe – Sebuah truk tronton bermuatan alat berat terjun ke sungai di Jalan Poros Kendari – Morosi, tepatnya di Desa Besu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (6/1/2026) sekira pukul 11.00 Wita. Kecelakaan lalu lintas tunggal itu dilaporkan akibat truk mengalami rem blong saat melintas di jalan menurun.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Konawe, Ipda Syahrir, mengatakan truk tronton bernomor polisi (nopol) B 9988 SU yang dikemudikan Armin (51) dengan satu penumpang atas nama Stevi Sangi (19) bergerak dari arah Konawe Utara (Konut) menuju Kota Kendari.

“Kendaraan tronton yang bermuatan alat berat ekskavator melaju dari arah Konut menuju Kota Kendari. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan mengalami rem blong di jalan menurun sehingga pengemudi kehilangan kendali,” kata Syahrir.

Akibat kejadian tersebut, truk tronton langsung keluar jalur dan terjun ke sungai di sisi jalan. Penumpang diketahui sempat melompat dari kendaraan sebelum truk jatuh ke sungai, sementara pengemudi tidak sempat menyelamatkan diri.

“Penumpang berhasil melompat dan tidak mengalami luka. Namun pengemudi mengalami luka dan langsung dibawa ke Puskesmas Morosi untuk mendapatkan perawatan lanjutan,” bebernya.

Syahrir menjelaskan, dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa. Data kepolisian mencatat satu orang mengalami luka ringan dan satu orang luka berat akibat kecelakaan tersebut.

“Korban meninggal dunia nihil. Kami sudah melakukan penanganan di lokasi serta pendalaman terkait penyebab teknis kecelakaan,” jelasnya.

Baca Juga:  Sakit pada Bahu, Apriyani Rahayu Memilih Retired di Semifinal Swiss Open 2023

Syahrir mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan berat, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum beroperasi, terutama saat melintasi jalur menurun dan rawan kecelakaan.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten