Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Resahkan Warga, Komplotan Pria Bertopeng Bawa Sajam Kerap Menyerang di Kendari

Resahkan Warga, Komplotan Pria Bertopeng Bawa Sajam Kerap Menyerang di Kendari
Kelompok pria bertopeng yang resahkan warga di Kendari. Foto: Istimewa. (5/10/2023).

Kendari – Komplotan pria bertopeng meresahkan warga di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pasalnya, mereka kerap membawa senjata tajam (sajam) dan melakukan penyerangan.

Aksi komplotan pria tersebut terekam kamera warga saat melakukan penyerangan di salah satu lorong dekat STIE 66 Kendari tepatnya Jalan H. Supu Yusuf, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Kamis (5/10/2023).

Dalam rekaman video yang diterima Kendariinfo, komplotan remaja ini nampak saling berboncengan menggunakan sepeda motor. Selain bertingkah dengan knalpot bogar, mereka juga meneror warga yang melintas dengan sajam yang dibawa.

“Kemarin malam saya lewat dekat STIE 66 Kendari banyak sekali itu anak-anak pakai topeng, bawa parang, kayu panjang. Takut-takut juga kita mau lewat, jangan sampai mereka membabi buta,” kata salah satu warga, Anggi.

Selain itu, komplotan pria tak dikenal itu juga dilihat warga sering melakukan konvoi dan keliling Kota Kendari. Bahkan, mereka terlibat tawuran dekat Masjid Raya Al-Kautsar atau tepatnya di Jalan H. Abdul Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga.

“Mereka baku hambur, ada yang bawa busur juga, makanya kita lari. Sangat meresahkan itu orang-orang,” kata warga lainnya bernama Fais.

Menanggapi hal itu, Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi tindakan kriminal atau kejahatan. Olehnya itu, ia berharap agar masyarakat tidak perlu khawatir saat beraktivitas.

Baca Juga:  Mahasiswa Teknik Laporkan Provokator yang Memicu Keributan antar-2 Fakultas di UHO

Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berlebihan di malam hari apabila tidak ada kepentingan yang mendesak.

“Tetap jaga keselamatan dan kami akan terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten