Respons Edaran Menteri, UHO Kendari Terapkan Kuliah Luring Senin – Kamis dan Daring Jumat
Kendari – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari akan menerapkan sistem perkuliahan luar jaringan (luring) atau tatap muka pada Senin hingga Kamis, serta daring setiap Jumat, mulai Jumat (10/4/2026).
Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Nomor 2 Tahun 2026 terkait penyesuaian pola kerja serta penyelenggaraan kegiatan akademik di perguruan tinggi.
Wakil Rektor Bidang Akademik UHO Kendari, La Ode Santiaji Bande, menjelaskan skema tersebut mengikuti pengaturan kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kampus yang menjalankan tugas dari kantor selama empat hari dalam sepekan.
“Merujuk pada surat edaran kementerian, aparatur sipil negara (ASN) bekerja di kantor dari Senin sampai Kamis, sedangkan Jumat melaksanakan tugas dari rumah atau WFH. Karena itu, perkuliahan tatap muka juga berlangsung pada empat hari tersebut, sementara kegiatan akademik di hari Jumat dilaksanakan secara daring,” ujarnya, Selasa (7/4).
Ia menambahkan, penerapan pembelajaran jarak jauh tidak berlaku untuk mata kuliah yang membutuhkan kegiatan praktikum atau praktik langsung. Aktivitas seperti laboratorium, studio, klinik, bengkel kerja, maupun praktik lapangan tetap dijalankan secara luring sesuai kebutuhan.
“Pelaksanaan belajar mengajar tetap disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah dan pertimbangan masing-masing dosen,” lanjutnya.
Kebijakan tersebut juga dituangkan dalam SE Rektor UHO Nomor 07/UN29/2026. Dalam aturan itu, pimpinan unit kerja diminta mengatur pembagian jadwal kehadiran pegawai dengan komposisi minimal 50 persen bekerja di kantor pada waktu yang sama.
Selain itu, dosen diminta mengatur jadwal kuliah agar lebih terpusat pada hari tertentu. Pengaturan tersebut dilakukan agar pelaksanaan kerja dari rumah pada Jumat tidak mengganggu kegiatan pembelajaran maupun pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
UHO juga mendorong optimalisasi platform digital untuk layanan akademik dan administrasi. Pemanfaatan teknologi tersebut mencakup bimbingan skripsi, tesis, disertasi, seminar proposal, hingga pelaksanaan rapat akademik secara daring.
