Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kolaka

Ribuan Ikan Tembang Terdampar di Bibir Pantai Kolaka, Warga Berbondong-Bondong Datang Pungut

0
0
Ribuan ikan tembang terdampar di sepanjang bibir pantai di kawasan Desa Ladahai – Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka. Foto: Istimewa.

Kolaka – Sebuah video beredar di Facebook memperlihatkan ribuan ikan terdampar di sepanjang bibir pantai yang disebut berada di Desa Ladahai – Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Video tersebut diunggah oleh akun bernama Mom’s Naura Aurel. Dalam keterangannya, ia mengabarkan peristiwa itu terjadi pada Senin (27/7/2026) sore. Menurutnya, kemunculan ikan secara tiba-tiba itu sebagai rezeki bagi warga.

“Masyaallah dapat rezeki tangkap ikan gratis di pinggir laut. Pokoknya ditunggu kirimannya. Sekarang sementara masih sibuk pungut. Senin, 27 Juli 2026 pukul enam sore,” tulisnya.

Dalam rekaman video itu juga terdengar suara pria yang belum diketahui identitasnya menyebut ikan laut berukuran kecil itu merupakan jenis ikan tembang. Ia memperkirakan hamparan ikan itu membentang hingga sekitar lima kilometer di sepanjang bibir pantai.

“Sekitar lima kilo panjangnya di pinggir laut Ladahai, Tamborasi. Orang tidak percaya sampai di Tamborasi. Naik ikan tembang,” ujar pria dalam rekaman.

Sejumlah warga yang mengetahui peristiwa itu langsung berdatangan dengan membawa wadah masing-masing. Mereka tampak antusias memungut ikan-ikan yang masih menggelepar di bibir pantai akibat tersapu ombak.

Unggahan tersebut juga memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mengaitkan fenomena itu dengan kemungkinan terjadinya bencana alam.

“Masyaallah semoga bukan pertanda buruk. Karena pernah terjadi begini naik ikan, tidak lama ada tsunami,” tulis akun Facebook bernama Azzahra Malaika Musrip di kolom komentar.

Hingga berita ini diterbitkan, pemilik akun Facebook Mom’s Naura Aurel, yang mengunggah video fenomena tersebut, belum merespons permintaan konfirmasi dari Kendariinfo.

Sementara itu, Kendariinfo juga masih menunggu penjelasan resmi dari Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, terkait fenomena tersebut.

Penulis
Editor Kata
Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: