Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Riset Kelayakan Usaha Kopi Robusta di Konsel, Brida Gandeng STIE 66 Kendari

Riset Kelayakan Usaha Kopi Robusta di Konsel, Brida Gandeng STIE 66 Kendari
Seminar awal penelitian model strategi kelayakan usaha kopi robusta di Kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida),  Kelurahan Alangga, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (4/2/2026).

Konawe Selatan – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Konawe Selatan (Konsel) menggelar seminar awal penelitian model strategi kelayakan usaha kopi robusta untuk memperkuat kebijakan ekonomi berbasis data. Seminar dilaksanakan di Kantor Brida Konsel, Kelurahan Alangga, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konsel, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (4/2/2026).

Kepala Brida Konsel, I Putu Darta, menyampaikan masih banyak data lapangan yang belum akurat dalam setiap penelitian. Olehnya itu, Brida Konsel menggandeng tim peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari yang diketuai Nofal Supriaddin untuk berkolaborasi melakukan pembedahan kelayakan usaha, mulai dari sisi teknis standar good agricultural practices (GAP) hingga analisis strategi hilirisasi.

“Dalam setiap penelitian, kami menemukan banyak hal konkret di lapangan yang selama ini belum dibalut dengan data akurat. Melalui riset ini, Brida ingin memastikan intervensi pemerintah ke depan tidak lagi berdasarkan asumsi, melainkan berbasis data (evidence-based policy),” ujarnya Rabu (4/2).

Penelitian akan berfokus pada empat kecamatan sentra kopi robusta di Kabupaten Konsel, yakni Landono, Mowila, Angata, dan Basala. Target akhir dari langkah tersebut adalah terciptanya nilai tambah yang mampu mendukung kesejahteraan petani melalui kopi robusta yang tidak hanya menjadi komoditas mentah. Putu mengungkapkan riset bertujuan mengubah paradigma pengelolaan kopi dari tradisional menjadi modern.

“Target akhirnya adalah kopi robusta Konsel tidak hanya menjadi komoditas mentah, tetapi memiliki nilai tambah yang mampu mengangkat kesejahteraan 3.702 kepala keluarga petani kopi di daerah,”pungkasnya.

Baca Juga:  Hadiri Panen Raya Jagung di Nangananga, Kapolresta Kendari Siap Dukung Ketahanan Pangan
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten