Rumah Komisioner Bawaslu Sultra Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp100 Juta
Kendari – Rumah pribadi milik Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra), Heri Iskandar, dibobol maling di Jalan R. Soeprapto, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Jumat (7/8/2026) dini hari.
Pencurian tersebut baru diketahui pada Senin (10/8), saat karyawan Heri Iskandar, Muh. Fakih, ditugaskan mengecek kondisi rumah yang sudah lama tidak ditempati.
Saat tiba di lokasi, Muh. Fakih mendapati pintu rumah dalam kondisi rusak. Dua gembok yang sebelumnya terpasang di pintu utama juga ditemukan dalam kondisi rusak. Setelah diperiksa ke dalam, sejumlah barang milik Heri Iskandar diketahui telah hilang.
Barang yang raib di antaranya satu set lemari hias jati Jepara, lemari dapur gantung aluminium, satu set meja makan Jepara beserta enam kursi, kasur springbed, dua lemari plastik, TV Sharp 60 inci, AC LG 1 PK, dua speaker BMB, power amplifier, mixer, dan equalizer.
Selain itu, pelaku juga membawa satu set tempat makanan prasmanan berbahan keramik, puluhan setel pakaian, serta peralatan makan seperti piring, sendok dan koleksi Tupperware.
Akibat kejadian tersebut, Heri Iskandar mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp100 juta.
Berdasarkan rekaman CCTV, dua orang terduga pelaku terlihat keluar masuk rumah sambil mengangkut barang-barang milik korban. Salah satu terduga pelaku terlihat mengenakan kaus putih, celana pendek dan topi. Sementara seorang lainnya mengenakan kaus hijau, celana pendek dan topi.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan adanya pengaduan terkait dugaan tindak pidana pencurian tersebut.
“Iya, laporan pengaduan sudah kami terima. Pelaku saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya, Kamis (13/8).
Welliwanto mengatakan polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku. Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari saat ini masih melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku.
