Saddil Ramdani Bisa Pulang ke Indonesia dan Akan Rehabilitasi Cedera di Kendari

Kendari – Pemain sepak bola nasional asal Muna, Saddil Ramdani akhirnya bisa pulang ke Indonesia setelah dibantu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali untuk menyelesaikan masalahnya kepulangannya.
Saddil diketahui sempat tertahan di imigrasi Malaysia karena masalah tagihan bea cukai pemain asing pada 2019 yang belum dilunasi klub lamanya Pahang FA dengan jumlah Rp148 juta.
“Saya sudah komunikasi dengan PSSI, itu terkait dengan urusannya terhadap klub lama Pahang FC yaitu persoalan keuangan. Sekarang dia sudah main di klub barunya Sabah FC, tapi ternyata masih ada masalah yang belum diselesaikan oleh klub lamanya tersebut, terkait pajak,” jelas Menpora, Jumat (5/11/2021).

Diketahui Saddil ingin pulang ke Indonesia untuk pemulihan lebih lanjut cedera yang dialaminya saat membela Sabah FC.
“Doain yah, semoga cepat sembuh dulu dan bisa saya bisa bela (Timnas Indonesia) di AFF untuk tahun ini,” jelas Saddil kepada Kendariinfo.
Dia menjelaskan bahwa kondisi cederanya semakin membaik dan akan menjalani rehabilitasi di Kendari.
“Saya semakin membaik, butuh rehabilitasi di Kendari beberapa minggu untuk penguatan saya agar jauh lebih fit,” ujarnya.
Sementara itu, dengan kepulangan ini, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyampaikan apresiasinya kepada Menpora dan KBRI Malaysia yang sudah membantu kepulangan Saddil.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Menpora, Pak Dubes Hermono, dan seluruh pihak KBRI dan KJRI di Malaysia yang telah membantu kepulangan Saddil Ramdani. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami semua,” kata Iriawan.
Iriawan juga mewanti-wanti kepada para pemain Indonesia yang akan berkarier di luar negeri.
“PSSI berharap kepada pemain Indonesia yang bermain di luar negeri agar lebih berhati-hati terutama memahami serta membaca isi kontrak sebelum menjalin kesepakatan dengan klub. Apalagi ini masalahnya terkait pajak,” imbuhnya.





